Nikkei Cetak Rekor Baru, Sentimen Risiko Membaik Usai Reli Wall Street
Indeks Nikkei 225 melonjak 2,38% dan ditutup di 59.518 pada Kamis (16/04), mencetak rekor tertinggi baru. Penguatan didorong optimisme pasar atas peluang kesepakatan untuk mengakhiri konflik Timur Tengah, setelah laporan menyebut Washington dan Teheran mempertimbangkan perpanjangan gencatan senjata dua minggu guna memberi ruang negosiasi.
Meski ada harapan de-eskalasi, pasar tetap mencermati risiko Selat Hormuz yang disebut masih efektif tertutup di bawah situasi blokade ganda. Kondisi ini menjaga sensitivitas pasar terhadap perkembangan geopolitik dan potensi gangguan energi, meski fokus risk appetite pada sesi ini lebih dominan.
Saham Jepang juga mengikuti reli Wall Street semalam yang mencetak rekor, ditopang kombinasi laba bank yang solid dan kembalinya minat pada saham teknologi. Sektor teknologi dan saham bertema AI memimpin penguatan, dengan SoftBank Group naik 5,1%, Kioxia Holdings 4,5%, dan Fujikura 4,7%.
Di luar tema teknologi, Daikin Industries melesat 9,1% setelah investor aktivis Elliott Investment Management mengungkap kepemilikan saham dan mendorong reformasi untuk membuka nilai pemegang saham. Pergerakan ini menegaskan bahwa sentimen di Nikkei tidak hanya ditopang faktor global, tetapi juga katalis korporasi spesifik yang menarik aliran beli selektif. (asd)
Sumber: Newsmaker.id