Hang Seng Turun 1,1% Saat Konflik AS-Iran Picu Risk-Off
Saham Hong Kong melemah pada Jumat (08/5), dengan Hang Seng Index turun 280 poin atau 1,1% ke sekitar 26.340. Pelemahan ini membalikkan kenaikan beberapa sesi sebelumnya, setelah tensi baru di Timur Tengah kembali menekan sentimen investor.
Pemicu utamanya datang dari eskalasi di Selat Hormuz, ketika AS dan Iran saling baku tembak dan masing-masing menuduh pihak lain memulai serangan. Situasi ini meningkatkan kekhawatiran pasar akan risiko eskalasi lanjutan serta potensi gangguan jalur pengiriman energi global, sehingga mendorong nada risk-off.
Di level domestik, tekanan terlihat merata lintas sektor seiring investor melakukan profit taking dan mengurangi eksposur ke aset berisiko. Meski begitu, Hong Kong Exchanges and Clearing (HKEX) mengusulkan untuk menghidupkan kembali gold futures sebagai bagian dari upaya memperkuat perangkat manajemen risiko di tengah ketidakpastian geopolitik dan meningkatnya kebutuhan instrumen lindung nilai.
Sejumlah saham berkapitalisasi besar menjadi pemberat indeks, termasuk Tencent (-1,3%), AIA (-1,5%), SMIC (-3,1%), Xiaomi (-0,3%), dan Sun Hung Kai Properties (-2,0%). Pasar akan memantau kelanjutan headline Hormuz dan pergerakan harga energi sebagai indikator utama apakah aksi risk-off berlanjut atau kembali mereda.(asd)
Sumber: Newsmaker.id