Saham Eropa Turun Disaat Reli Akhir Tahun di Wall Street Mereda
Saham Eropa turun pada sesi perdagangan kedua terakhir tahun 2024, mengalami tahun ini dengan kenaikan moderat untuk kawasan tersebut yang kontras dengan reli Wall Street yang bullish.
Indeks Stoxx Europe 600 turun 0,5% pada penutupan, karena saham AS anjlok untuk sesi ketiga berturut-turut. Volume perdagangan di Eropa tetap tipis, dengan volume Stoxx 600 sekitar setengah dari rata-rata 30 hari, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg. Sejumlah bursa Eropa akan tetap tutup pada hari Selasa, sementara beberapa platform Euronext dan bursa saham London akan beroperasi selama setengah hari.
Saham teknologi dan media turun paling banyak, sementara energi dan bank mengungguli. Di antara saham individual, saham Siemens Healthineers turun setelah Siemens AG mengatakan akan membuat keputusan tentang rencananya untuk unit tersebut pada akhir tahun depan.
Investor terus mencermati inflasi, dengan indeks harga konsumen di Spanyol mencatat kenaikan lebih tinggi dari yang diantisipasi sebesar 2,8%. Selama akhir pekan, anggota Dewan Gubernur Robert Holzmann mengatakan Bank Sentral Eropa dapat menunda pemotongan suku bunga jika risiko inflasi dari harga energi atau depresiasi euro yang lebih kuat terwujud. (Arl)
Sumber : Bloomberg