S&P 500 Bertahan Dekat Rekor, Saham Chip Masih Jadi Penopang
Bursa saham Amerika Serikat bergerak terbatas pada perdagangan Jumat (14/8) setelah mencetak rekor pada sesi sebelumnya. S&P 500 bertahan mendekati level tertinggi, sementara Nasdaq 100 dan Dow Jones juga bergerak relatif datar karena investor menimbang optimisme dari saham teknologi dengan risiko makroekonomi.
Pada awal perdagangan, S&P 500 bergerak sedikit ke atas level datar di 7.801,37, Nasdaq Composite naik 0,2% menjadi 26.845,97, sementara Dow Jones Industrial Average turun 0,2% menjadi 53.732,86. Sentimen pasar masih ditopang oleh penguatan saham chip dan perusahaan terkait infrastruktur kecerdasan buatan atau AI.
Saham Sandisk naik lebih dari 5% setelah melonjak 14% pada sesi sebelumnya, sementara Micron menguat 4% berkat rekomendasi positif dari analis dan broker. Ekspektasi belanja besar dari hyperscaler juga terus menopang saham AI, terutama setelah OpenAI dan Anthropic disebut menargetkan IPO tahun ini, dengan Anthropic juga bergerak mengakuisisi Decart.
Namun, tekanan tetap muncul dari beberapa saham teknologi. Cisco Systems melemah setelah laporan kinerja kuatnya dinilai belum cukup memenuhi ekspektasi pasar yang tinggi. Applied Materials juga turun 5%, meskipun melebihi estimasi, karena penilaian investor terhadap ekspektasi saham terkait AI sudah sangat tinggi.
Dari sisi dampak pasar, Wall Street berpotensi tetap bergerak hati-hati karena data penjualan ritel AS turun 0,6% pada bulan Juli, jauh lebih lemah dari ekspektasi kenaikan 0,1%. Data tersebut dapat menekan peluang kenaikan suku bunga The Fed, namun risiko inflasi dari harga minyak masih membayangi karena konflik Iran dan hambatan di Selat Hormuz belum selesai. Brent berada di sekitar US$86,73 per barel, sementara WTI di US$81,08, dengan keduanya masih naik sekitar 5% sepanjang pekan. (asd)
Sumber: Newsmaker.id