• Fri, Aug 14, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

14 August 2026 07:15  |

Minyak Bertahan di US$87, Hormuz Masih Buntu

Harga minyak bergerak stabil pada perdagangan Jumat (14/08) setelah mengalami penurunan pada sesi sebelumnya. Brent bertahan di sekitar US$87 per barel setelah turun 2,2%, sementara WTI bergerak di kisaran US$81. Pasar masih menunggu perkembangan baru terkait upaya pembukaan kembali Selat Hormuz.

Negosiasi antara Iran dan Oman sejauh ini belum menghasilkan kesepakatan untuk membuka kembali jalur pelayaran penting tersebut. Optimisme yang sempat muncul pada awal pekan mulai memudar karena belum ada kemajuan konkret, sementara risiko keamanan terhadap kapal-kapal yang melintas masih tetap tinggi.

Ketegangan kembali meningkat setelah Abu Dhabi National Oil Co. melaporkan dua kapal miliknya diserang pada Kamis malam. Di kawasan Laut Merah, kelompok Houthi yang didukung Iran juga mengklaim kembali menargetkan kilang Jazan di Arab Saudi, menambah kekhawatiran terhadap gangguan pasokan dan infrastruktur energi.

Meski demikian, sebagian minyak masih berhasil keluar dari Teluk Persia, termasuk melalui kapal tanker yang mematikan transponder. Menteri Energi AS Chris Wright mengatakan hingga sekitar 9 juta barel minyak per hari masih dapat melintasi Hormuz dengan bantuan pengawalan militer AS.

Fundamental pasokan tetap memberikan dukungan terhadap minyak. International Energy Agency memperkirakan defisit pasar minyak pada kuartal ini akan semakin besar, sementara defisit sepanjang 2026 diproyeksikan menjadi yang terbesar dalam lima tahun. Brent juga masih mencatat kenaikan lebih dari 4% sepanjang pekan.

Analisis Newsmaker: Harga minyak saat ini berada dalam fase wait and see karena pasar menimbang kebuntuan diplomasi melawan arus minyak yang masih tetap berjalan. Selama Hormuz belum kembali normal dan serangan terhadap kapal maupun infrastruktur energi masih terjadi, Brent berpotensi tetap bergerak dalam kisaran US$80–US$90. Eskalasi baru dapat kembali mendorong harga mendekati US$90, sedangkan kesepakatan nyata terkait Hormuz berpotensi memicu koreksi.(asd)*

Sumber: Newsmaker.id

Related News

OIL

Harga Minyak Naik Dua Hari Beruntun, Ditopang Optimisme Daga...

Minyak naik untuk hari kedua di tengah optimisme atas perundingan perdagangan AS menjelang batas waktu minggu depan, dan kare...

25 July 2025 10:56
OIL

Minyak Melonjak, Serangan Rudal Iran ke Israel Uji Gencatan ...

Harga minyak menguat tajam pada Senin setelah Iran meluncurkan beberapa gelombang rudal ke arah Israel, meningkatkan kekhawat...

8 June 2026 07:33
OIL

API Laporkan Lonjakan Stok AS, Minyak Melunak!

Harga minyak melemah tipis pada Rabu pagi setelah data American Petroleum Institute (API) menunjukkan kenaikan persediaan min...

18 March 2026 08:44
OIL

Brent Terombang-ambing, Pasar Bingung Antara Sanksi dan Paso...

Harga minyak mengalami pergerakan yang tidak stabil pada hari Selasa (15/07), di tengah ketidakpastian pasar atas dampak kebi...

15 July 2025 21:42
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai