Bursa Eropa Menguat, Saham AI Bangkit
Bursa saham Eropa ditutup menguat pada perdagangan Selasa (21/7), didukung rebound sektor kecerdasan buatan atau AI secara global. Investor mulai kembali masuk ke saham teknologi menjelang rilis laporan keuangan emiten besar pekan ini.
Indeks Euro STOXX 50 naik 0,9% ke level 6.829, sementara indeks STOXX Europe 600 menguat 0,5% ke 643. Kenaikan ini menunjukkan sentimen pasar mulai membaik setelah sebelumnya saham teknologi dan chip sempat tertekan.
Saham ASML melonjak 4,7%, sementara Infineon melesat 6,8%. Penguatan keduanya mengikuti kenaikan saham yang memiliki eksposur ke industri semikonduktor, setelah data ekspor kuat dari Korea Selatan dan Taiwan kembali menghidupkan minat spekulatif terhadap sektor chip.
Siemens Energy juga ikut menguat 4% karena dinilai mendapat keuntungan dari kebutuhan listrik untuk pusat data. Permintaan energi dari data center menjadi salah satu tema penting di tengah meningkatnya investasi AI.
Di sektor perbankan, UniCredit dan BNP Paribas masing-masing naik 1,5% menjelang rilis laporan keuangan. Di luar zona euro, Novartis menguat 2,1% setelah membukukan kinerja yang lebih baik dari perkiraan, meski tekanan dari paten yang akan berakhir membuat perusahaan belum menaikkan panduan kinerja.
Dampaknya ke market, penguatan bursa Eropa menunjukkan investor masih percaya pada tema AI dan semikonduktor. Namun, risiko tetap ada karena harga gas alam Eropa kembali naik akibat perang Timur Tengah yang mengganggu ekspor LNG ke kawasan tersebut. Jika tekanan energi berlanjut, inflasi dan biaya produksi bisa kembali membatasi penguatan saham.(yds)
Sumber: Newsmaker.id