Emas Kembali Tembus Diatas US$4.000
Harga emas kembali menguat pada perdagangan Selasa (21/07) dan berhasil bertahan di atas level psikologis US$4.000 per troy ounce. XAU/USD naik 0,4% ke sekitar US$4.024,72 per troy ounce, sementara kontrak emas berjangka menguat 0,5% ke US$4.029,87.
Penguatan emas terjadi saat investor masih melanjutkan perkembangan konflik di Timur Tengah. Ketegangan meningkat setelah Amerika Serikat kembali menyerang sasaran Iran, sementara Presiden Donald Trump memperingatkan bahwa Teheran akan “membayar” atas kematian tiga tentara AS.
Risiko geopolitik juga melebar setelah kelompok Houthi di Yaman yang didukung Iran mengancam akan memblokade jalur maritim Arab Saudi. Ancaman ini membuat pasar kembali mencemaskan keamanan jalur energi di Laut Merah dan potensi gangguan pasokan minyak.
Namun, kenaikan emas masih tertahan oleh harapan diplomasi. Iran menyebut mediator sedang membahas proposal untuk meredakan konflik, sementara laporan lain menyebutkan adanya usulan pendukung serangan selama 10 hari. Sinyal ini membuat pasar sedikit lebih tenang dan menahan permintaan safe haven.
Dampaknya, emas masih berada dalam posisi tarik-menarik. Konflik Timur Tengah memberi dukungan, tetapi kenaikan harga minyak dapat memicu inflasi dan membuat The Fed mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama. Selama emas belum mampu naik kuat dari area US$4.000, pergerakannya berpotensi tetap terbatas.(asd)*
Sumber : Newsmaker.id