Sektor AI Diuji, Bursa AS Terkoreksi
Bursa saham AS melemah pada perdagangan Jumat (17/7), terseret oleh meningkatnya kekhawatiran terhadap besarnya belanja di sektor kecerdasan buatan atau AI. Sentimen ini menekan saham teknologi global, terutama emiten semikonduktor.
Nasdaq Composite turun 1,8% karena saham teknologi berada dalam tekanan. Dow Jones Industrial Average melemah 519 poin atau 1%, sementara S&P 500 terkoreksi 1,2%.
Tekanan paling besar datang dari saham chip. iShares Semiconductor ETF dan VanEck Semiconductor ETF sama-sama turun lebih dari 3%. Saham Applied Materials dan LAM Research melemah sekitar 5%, sementara Intel, KLA Corporation, dan Arm turun sekitar 4%.
Saham besar lain seperti Micron ikut melemah lebih dari 2%, sedangkan Nvidia turun lebih dari 3%. Pelemahan ini memperpanjang tekanan yang sudah terjadi pada sesi sebelumnya, ketika sektor semikonduktor juga menjadi pemberat utama pasar.
Sentimen makin tertekan setelah startup China, Moonshot AI, memperkenalkan model AI baru yang diklaim semakin mendekati kemampuan produk unggulan dari Amerika Serikat. Hal ini memicu kekhawatiran baru bahwa persaingan AI semakin ketat, sementara valuasi saham teknologi sudah cukup tinggi.
Dampaknya ke market, tekanan pada saham chip berpotensi membuat investor lebih berhati-hati terhadap sektor teknologi dan AI. Jika kekhawatiran terhadap belanja AI terus meningkat, indeks berbasis teknologi seperti Nasdaq masih berisiko mengalami tekanan lanjutan. (arl)
Sumber: Newsmaker.id