• Thu, May 21, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

21 May 2026 07:34  |

Pasar Asia Menguat di Tengah Optimisme Kesepakatan AS-Iran

Pasar saham Asia mengikuti reli Wall Street, didorong oleh optimisme atas pembicaraan AS-Iran yang meredakan kekhawatiran ketegangan Timur Tengah. Minyak mentah dan imbal hasil obligasi AS bergerak lebih rendah, sementara Nvidia Corp. melemah menyusul perkiraan penjualan yang lebih moderat.

South Korean stocks melonjak lebih dari 4%, membawa MSCI Asia Pacific Index naik 1,2%. Samsung Electronics naik hingga 7% setelah mencapai kesepakatan dengan serikat pekerja untuk menghindari mogok kerja. Namun, investor tetap berhati-hati, terlihat dari penurunan 0,5% pada futures indeks AS dan Bloomberg Dollar Spot Index yang stabil.

Brent naik tipis ke $105,60 per barel setelah jatuh lebih dari 5% sebelumnya. Pernyataan Trump bahwa AS berada dalam “tahap akhir” negosiasi dengan Iran meningkatkan ekspektasi aliran energi melalui Selat Hormuz akan segera pulih. Hal ini membantu meredam premi risiko pada minyak, meski pasokan fisik masih mengalami gangguan distribusi.

Optimisme kesepakatan di Timur Tengah memicu rebound pasar setelah empat hari kerugian, di tengah kekhawatiran imbal hasil obligasi yang meningkat dan valuasi saham teknologi yang tinggi. Investor juga menilai risiko inflasi dari harga minyak tinggi, menurunkan taruhan terhadap pemotongan suku bunga dan memunculkan kemungkinan kenaikan suku bunga lebih lanjut.

Di AS, S&P 500 naik lebih dari 1% dan Nasdaq 100 meningkat 1,7% pada hari Rabu, sementara indeks saham chip melonjak 4,5%. Nvidia memproyeksikan penjualan kuartal hingga Juli sekitar $91 miliar, melebihi estimasi analis $87 miliar, dan meningkatkan dividen kuartalannya serta mengumumkan pembelian saham senilai $80 miliar.

Meski pasar ekuitas menguat, investor tetap mencatat bahwa optimisme sebelumnya muncul tanpa tanda jelas kemajuan negosiasi. Negosiasi yang belum pasti membuat ketidakpastian tetap tinggi, dengan potensi eskalasi konflik menjadi faktor risiko yang perlu dipantau.

Poin Utama:

- Pasar Asia menguat didorong optimisme AS-Iran.

- Minyak dan imbal hasil obligasi AS turun.

- Nvidia melemah meski proyeksi penjualan di atas estimasi.

- Saham Korea dan Samsung melonjak setelah kesepakatan buruh.

- Investor masih waspada terhadap risiko konflik dan inflasi.(asd)*

Sumber : Newsmaker.id

Related News

MARKET UPDATE

Asia Merah 3 Hari, Minyak Naik

Bursa Asia melanjutkan pelemahan untuk hari ketiga, sementara harga minyak naik tipis karena perang di Iran dinilai berpotens...

4 March 2026 07:26
MARKET UPDATE

Asia Naik, Wall Street Pecah Rekor!

Saham Asia menguat pada Jumat setelah indeks-indeks utama Wall Street mencetak rekor, didukung reli saham bertema kecerdasan ...

15 May 2026 08:00
MARKET UPDATE

Asia Cetak Rekor, Yield AS Naik: CPI Pasar Nunggu

Saham Asia menguat untuk hari kelima berturut-turut pada hari Rabu, dengan MSCI Asia Pacific Index naik sekitar 0,4% dan kemb...

12 February 2026 07:26
MARKET UPDATE

Asia Merah Tipis, Yen Tetap Kuat: Tarif Korea Bikin Pasar Ki...

Bursa Asia bergerak melemah tipis setelah kekhawatiran tarif muncul lagi. Korea Selatan jadi pusat perhatian: Kospi turun sek...

27 January 2026 07:23
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai