Saham Eropa Rebound, Gilt Turun Saat Starmer Bertahan
Saham Eropa menguat pada Rabu (13/5), berbalik dari pelemahan sesi sebelumnya, seiring meredanya ketegangan pasar Inggris setelah Perdana Menteri Keir Starmer menolak desakan untuk mundur. Indeks pan-Eropa Stoxx 600 ditutup naik 0,7%, dengan mayoritas sektor dan bursa utama berada di zona positif.
Di pasar obligasi Inggris, imbal hasil gilt yang pada Selasa melonjak dua digit karena kekhawatiran disiplin fiskal di bawah kepemimpinan baru, bergerak turun pada Rabu pagi ketika sentimen lebih tenang. Namun penurunan yield sempat menyempit setelah muncul laporan bahwa rival kepemimpinan Starmer, Wes Streeting, bersiap mengundurkan diri dari jabatan menteri kesehatan.
Pada pukul 16:35 waktu London, yield gilt 2 tahun turun 6 bps, sementara tenor yang lebih panjang turun sekitar 3–4 bps. Pergerakan ini muncul setelah BBC melaporkan sekutu politik Streeting memperkirakan ia dapat meluncurkan tantangan kepemimpinan terhadap Starmer paling cepat Kamis.
Dari sisi korporasi, pasar juga mencerna serangkaian laporan kinerja, termasuk dari Allianz, Deutsche Telekom, Zurich Insurance, Eon, Merck KGaA, RWE, Hapag-Lloyd, dan Porsche. Arus laporan keuangan ini menjadi salah satu penentu arah sektoral menjelang penutupan.
Di Jerman, Siemens mengumumkan program buyback baru senilai 6 miliar euro untuk lima tahun ke depan setelah membukukan laba bersih kuartal pertama 2,03 miliar euro yang melampaui proyeksi. Pasar akan memantau perkembangan politik Inggris, dinamika yield gilt, serta lanjutan musim laba perusahaan Eropa sebagai pengarah sentimen berikutnya.(arl)
Sumber: Newsmaker.id