Bursa Eropa Menguat Tipis, Damai Iran Buntu Tekan Saham Pertahanan
Saham-saham Eropa ditutup menguat tipis pada perdagangan Senin (11/5), di tengah kebuntuan terbaru dalam negosiasi perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran. Pelaku pasar mencerna perkembangan diplomatik yang belum menunjukkan titik terang, setelah optimisme pekan lalu mulai memudar.
Indeks pan-Eropa Stoxx 600 berakhir sedikit lebih tinggi, dengan bursa di London, Frankfurt, dan Milan mencatatkan kenaikan. Namun, indeks CAC 40 di Paris justru melemah tajam. Secara sektoral, pergerakan pasar berlangsung campuran dengan volatilitas yang relatif terbatas.
Saham-saham sektor pertahanan terkoreksi setelah pembicaraan damai Timur Tengah tampak terhenti. Emiten pertahanan Jerman seperti Rheinmetall dan Renk ditutup melemah, diikuti oleh Leonardo dari Italia serta Hensoldt dari Jerman. Di Inggris, saham Babcock International juga berakhir di zona merah. Pelemahan ini mencerminkan meredanya premi risiko geopolitik yang sebelumnya sempat mendorong sektor tersebut.
Tekanan terhadap saham pertahanan muncul setelah Presiden AS Donald Trump menyebut proposal balasan Iran sebagai “tidak dapat diterima”. Menurut laporan media Iran, Teheran menuntut penghentian perang di semua front serta pencabutan sanksi sebagai bagian dari kesepakatan. Namun Trump melalui media sosial menegaskan bahwa respons tersebut “sepenuhnya tidak dapat diterima”.
Di sisi lain, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan bahwa perang dengan Iran belum berakhir, menegaskan komitmen untuk menahan ambisi nuklir Teheran. Sementara itu, Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut konflik berkepanjangan di Ukraina “mendekati akhir”, meskipun laporan serangan drone Rusia menunjukkan ketegangan masih berlangsung.
Pasar Eropa kini bergerak hati-hati, dengan investor menimbang risiko geopolitik global yang masih tinggi di tengah ketidakpastian arah diplomasi di Timur Tengah dan Eropa Timur.(Arl)
Sumber: Newsmaker.id