Saham AS Menguat Usai Laporan AS–Iran Dekati Kesepakatan Akhiri Perang
Pasar saham Amerika Serikat menguat pada Rabu (6/5) setelah muncul laporan bahwa AS dan Iran semakin dekat mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang. Sentimen positif tersebut mendorong indeks utama Wall Street naik signifikan di tengah harapan meredanya ketegangan geopolitik.
Dow Jones Industrial Average melonjak 542 poin atau 1,1%. Indeks S&P 500 naik 1,1%, sementara Nasdaq Composite menguat 1,5%. Penguatan terjadi setelah laporan menyebutkan kedua negara hampir mencapai kesepakatan yang akan mengakhiri konflik, termasuk kemungkinan moratorium terhadap pengayaan nuklir.
Sumber yang dikutip menyebutkan bahwa Iran tengah mengevaluasi proposal dari Washington sebagai bagian dari upaya penyelesaian konflik. Namun, Presiden AS Donald Trump kemudian memberi sinyal bahwa kesepakatan belum tentu tercapai. Ia menyebut asumsi bahwa Iran akan menyetujui proposal tersebut masih belum pasti, yang membuat penguatan saham sempat terkoreksi dari level tertingginya.
Trump juga memperingatkan bahwa jika Iran menolak kesepakatan, serangan militer dapat kembali meningkat dengan intensitas lebih tinggi dibanding sebelumnya. Di sisi lain, ia mengumumkan penghentian sementara “Project Freedom,” rencana AS untuk mengawal kapal keluar dari Selat Hormuz, dengan alasan adanya kemajuan signifikan menuju kesepakatan final.
Sementara itu, harga minyak anjlok tajam seiring pelaku pasar mengurangi eksposur risiko di tengah harapan perang segera berakhir. West Texas Intermediate turun sekitar 5% dan diperdagangkan di atas US$96 per barel, sedangkan Brent juga melemah 5% ke atas US$103 per barel.(mrv)
Sumber : Newsmaker.id