Saham Eropa Mixed, Energi Tekan Sentimen
Saham Eropa ditutup beragam pada Kamis (23/4), ketika ketidakpastian ekspor energi Timur Tengah menekan sentimen bersamaan dengan musim laporan keuangan yang kontras. Indeks Euro Stoxx 50 turun 0,3% ke 5.887 dan mencatat penurunan sesi keempat beruntun, sementara Stoxx 600 naik tipis ke 615.
Kekhawatiran pasokan energi kembali menguat setelah laporan bahwa Iran dan AS sama-sama menarget kapal komersial di kawasan, menjaga risiko gangguan arus energi tetap tinggi. Data PMI yang dirilis pada sesi tersebut menunjukkan aktivitas ekonomi di zona euro terkontraksi, dengan kenaikan harga energi disebut menjadi faktor yang membebani. Kondisi makro ini menekan sektor perbankan, dengan Santander, Deutsche Bank, dan BBVA turun lebih dari 2%.
Di level emiten, EssilorLuxottica turun 4,3% setelah pertumbuhan pendapatan melambat pada kuartal I, sementara SAP turun lebih dari 6% menjelang rilis kinerja setelah penutupan bursa Eropa. Sebaliknya, L’Oreal melonjak 9% usai mencatat pertumbuhan kuartalan terkuat dalam dua tahun, dan Infineon naik lebih dari 8% seiring dukungan dari guidance kuat STMicroelectronics.
Pasar selanjutnya akan memantau perkembangan risiko pelayaran dan ekspor energi di Timur Tengah, arah harga minyak dan gas terhadap inflasi, serta gelombang laporan keuangan berikutnya yang dapat menentukan apakah tekanan pada saham siklikal dan perbankan berlanjut atau mulai mereda.
Sumber: Newsmaker.id