• Thu, Jun 11, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

11 June 2026 09:11  |

Market Dibuka Asia Melemah, Konflik AS-Iran Jadi Tekanan

Market Asia bergerak melemah pada perdagangan pagi ini, Kamis (11 06). Indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun sekitar 0,9%, mencerminkan tekanan yang cukup luas di kawasan. Sentimen negatif datang setelah Wall Street ditutup merah, dengan S&P 500 turun 1,6%, Nasdaq melemah 2,0%, dan Dow Jones jatuh sekitar 953 poin atau 1,9%.

Tekanan juga terlihat pada sejumlah indeks utama Asia. Nikkei Jepang melemah sekitar 0,5%, Shanghai Composite turun 0,2%, ASX 200 Australia terkoreksi 0,2%, sementara Hang Seng Hong Kong sempat bergerak naik tipis sekitar 0,2%. Di Korea Selatan, tekanan lebih dalam terlihat pada KOSPI yang sempat turun hingga 3%, terutama karena aksi jual pada saham teknologi dan semikonduktor.

Penyebab utama pelemahan pasar Asia datang dari kombinasi aksi jual saham AI di Wall Street dan meningkatnya risiko geopolitik. Saham-saham teknologi besar seperti Nvidia turun 3,7%, Broadcom melemah 5,1%, sementara Super Micro Computer anjlok 28%. Koreksi ini membuat investor Asia ikut mengurangi risiko, terutama di sektor teknologi yang sebelumnya sudah naik tinggi.

Selain tekanan dari sektor teknologi, konflik AS-Iran juga menjadi perhatian besar pasar. Serangan terbaru Amerika Serikat ke Iran dan risiko gangguan di Selat Hormuz membuat harga minyak kembali naik. Brent menguat sekitar 2% ke kisaran US$94,93 per barel, sehingga pasar mulai khawatir tekanan energi bisa kembali mendorong inflasi global.

Untuk saat ini, arah market Asia masih akan sangat bergantung pada tiga hal: perkembangan konflik AS-Iran, pergerakan harga minyak, dan ekspektasi kebijakan The Fed. Jika harga minyak terus naik dan inflasi AS tetap panas, pasar saham Asia berpotensi tetap tertekan. Namun jika tensi geopolitik mereda, peluang rebound masih bisa terbuka dalam jangka pendek. (asd)

Sumber: Newsmaker.id 

Related News

MARKET UPDATE

Asia Merah 3 Hari, Minyak Naik

Bursa Asia melanjutkan pelemahan untuk hari ketiga, sementara harga minyak naik tipis karena perang di Iran dinilai berpotens...

4 March 2026 07:26
MARKET UPDATE

Asia Naik, Wall Street Pecah Rekor!

Saham Asia menguat pada Jumat setelah indeks-indeks utama Wall Street mencetak rekor, didukung reli saham bertema kecerdasan ...

15 May 2026 08:00
MARKET UPDATE

Asia Cetak Rekor, Yield AS Naik: CPI Pasar Nunggu

Saham Asia menguat untuk hari kelima berturut-turut pada hari Rabu, dengan MSCI Asia Pacific Index naik sekitar 0,4% dan kemb...

12 February 2026 07:26
MARKET UPDATE

Asia Merah Tipis, Yen Tetap Kuat: Tarif Korea Bikin Pasar Ki...

Bursa Asia bergerak melemah tipis setelah kekhawatiran tarif muncul lagi. Korea Selatan jadi pusat perhatian: Kospi turun sek...

27 January 2026 07:23
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai