Asia Menguat, Tapi Pasar Masih Nahan Napas
Bursa Asia-Pasifik menguat setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan ia akan mengumumkan pilihan Ketua The Fed pada Jumat pagi, membuat pasar berspekulasi arah suku bunga bisa berubah.
Di kawasan, Korea Selatan memimpin—Kospi naik sekitar 1% dan ditutup di level puncak baru, sementara Jepang cenderung menguat tipis dan Hang Seng bertahan positif.
Sentimen juga terbantu dari Washington: Trump mendukung kesepakatan Senat untuk mencegah shutdown dengan memisahkan pendanaan DHS dan melanjutkan lima rencana anggaran lainnya (DHS dibiayai sementara).
Semalam, Wall Street bergerak campuran. S&P 500 turun tipis ke 6.969,01, Nasdaq turun ke 23.685,12, sementara Dow naik tipis ke 49.071,56—tekanan besar datang dari saham teknologi, terutama Microsoft.
Sementara itu, aset berisiko ikut goyah: Bitcoin turun lebih dari 5% dan menyentuh level terendah hampir dua bulan, menunjukkan pasar masih sensitif terhadap kombinasi kabar The Fed, earnings, dan politik AS.(asd)
Sumber: Bloomberg.com