USD/JPY Stabil di 160, Pasar Tunggu BoJ dan Fed
USD/JPY bergerak datar di sekitar 160,20 pada sesi Asia Senin (15/6), setelah dolar AS sedikit melemah terhadap yen menyusul kabar bahwa Amerika Serikat dan Iran telah menyepakati kerangka damai. Kesepakatan itu disebut akan berlaku Jumat dan mencakup penghentian blokade AS terhadap Iran serta pembukaan kembali Selat Hormuz.
Sentimen damai AS–Iran memberi dukungan terbatas bagi yen karena meredakan permintaan terhadap dolar sebagai aset safe haven. Namun, pasar tetap berhati-hati karena Presiden Donald Trump memperingatkan bahwa AS dapat kembali menyerang Iran jika kesepakatan nuklir final gagal dicapai. Kondisi ini membuat pergerakan USD/JPY belum keluar dari area konsolidasi.
Fokus utama minggu ini adalah keputusan suku bunga Bank of Japan dan Federal Reserve. The Fed diperkirakan mempertahankan suku bunga pada rapat Rabu, sementara pasar akan mencermati arah kebijakan di bawah ketua baru Kevin Warsh. Di Jepang, BoJ diperkirakan menaikkan suku bunga ke 1,0% pada Selasa, level tertinggi sejak 1995.
Kenaikan suku bunga BoJ yang sudah hampir sepenuhnya diperhitungkan pasar membuat perhatian beralih ke panduan berikutnya. Jika BoJ memberi sinyal kenaikan lanjutan menuju 1,25% pada kuartal IV, yen bisa mendapat dukungan tambahan. Namun selama selisih yield AS-Jepang masih lebar dan USD/JPY bertahan dekat 160, risiko intervensi Jepang tetap menjadi faktor pembatas.(asd)
Sumber: Newsmaker.id