Yen Melemah, USD/JPY Bertahan Dekati 158
Yen Jepang (JPY) melanjutkan pelemahan terhadap dolar AS (USD) pada sesi Eropa Kamis (14/05), dengan USD/JPY bertahan di dekat 158,00, level tertinggi dalam sekitar dua pekan. Pasangan ini tetap solid seiring kinerja dolar yang unggul dan minat pasar yang cenderung mempertahankan posisi pada aset berdenominasi USD.
Penguatan dolar juga terlihat pada indeks dolar AS (DXY) yang naik 0,72% sepanjang pekan ini ke area 98,55. Dolar mendapat dukungan dari meningkatnya keyakinan bahwa Federal Reserve tidak akan memangkas suku bunga sepanjang tahun ini, sehingga ekspektasi pelonggaran kebijakan yang sebelumnya sempat muncul mulai memudar.
Pengetatan ekspektasi kebijakan moneter tersebut menguat setelah data inflasi AS terbaru. CPI AS untuk April yang dirilis Selasa menunjukkan inflasi utama naik menjadi 3,8% (year-on-year), level tertinggi dalam hampir tiga tahun. Berdasarkan CME FedWatch, pelaku pasar menilai The Fed berpeluang mempertahankan suku bunga pada level saat ini, dengan probabilitas 66,8%, sementara skenario kenaikan setidaknya sekali juga kembali masuk dalam perhitungan.
Dari sisi Jepang, ringkasan pandangan (Summary of Opinions) Bank of Japan untuk rapat April yang dirilis Selasa mengindikasikan peluang kenaikan suku bunga “kemungkinan mulai rapat berikutnya”, meski prospek Timur Tengah masih tidak pasti. Pasar juga mencermati komentar Presiden AS Donald Trump usai pertemuannya dengan Presiden China Xi Jinping. Fokus berikutnya tertuju pada rilis Retail Sales AS April pada 12:30 GMT, yang diproyeksikan tumbuh 0,5% setelah sebelumnya 1,7%, sebagai petunjuk tambahan terkait kekuatan konsumsi dan arah ekspektasi suku bunga. (asd)
Sumber: Newsmaker.id