• Thu, May 14, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

14 May 2026 16:04  |

Minyak Naik Tipis, Pasar Tunggu Hasil KTT Trump-Xi soal Iran

Harga minyak menguat tipis pada Kamis (14/5), sementara pasar menanti perkembangan pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping, yang dipantau apakah bisa menghasilkan langkah positif menuju penyelesaian perang Iran. Fokus utama investor adalah apakah China bersedia memainkan peran lebih aktif untuk mendorong Tehran bernegosiasi dengan Washington, meski sejumlah analis meragukan Xi akan menekan terlalu keras mitra strategis lama Beijing tersebut.

Minyak Brent naik 45 sen atau 0,43% menjadi US$106,08 per barel pada 07:14 GMT, sedangkan WTI bertambah 41 sen atau 0,41% ke US$101,43. Kenaikan ini terjadi setelah kedua kontrak acuan turun pada Rabu, saat kekhawatiran meningkat terkait potensi kenaikan suku bunga AS, seiring kenaikan harga energi yang bisa memperkuat tekanan inflasi.

Di awal KTT dua hari pada Kamis, Xi menyampaikan kepada Trump bahwa pembicaraan dagang menunjukkan kemajuan, namun ia juga memperingatkan bahwa perbedaan terkait Taiwan dapat mendorong hubungan kedua negara ke arah yang berbahaya. Komentar Xi yang dilaporkan Xinhua itu membentuk ekspektasi pasar terhadap arah pembahasan yang lebih luas, termasuk isu geopolitik yang berdampak langsung pada risiko pasokan energi.

Sejumlah analis menilai pasar masih berada dalam mode “wait-and-see” dan bisa terlalu menggantungkan harapan pada kemungkinan terobosan dari pembicaraan AS-China terkait konflik Iran. Pada saat yang sama, Selat Hormuz sebagai jalur energi kunci masih largely shut sejak perang pecah pada akhir Februari, dan minimnya kemajuan dalam pembukaan kembali jalur tersebut dinilai bisa mempersempit opsi kebijakan AS. Iran juga disebut memperketat kontrol atas selat, sementara data terbaru menunjukkan pergerakan kapal tanker masih sangat terbatas.

Di sisi fundamental, International Energy Agency (IEA) memperingatkan pasokan minyak global tahun ini diperkirakan defisit terhadap permintaan karena perang mengganggu produksi Timur Tengah dan menguras persediaan dengan laju yang tidak biasa, berbalik dari proyeksi sebelumnya yang memperkirakan surplus.(yds)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

OIL

Harga Minyak Naik Dua Hari Beruntun, Ditopang Optimisme Daga...

Minyak naik untuk hari kedua di tengah optimisme atas perundingan perdagangan AS menjelang batas waktu minggu depan, dan kare...

25 July 2025 10:56
OIL

API Laporkan Lonjakan Stok AS, Minyak Melunak!

Harga minyak melemah tipis pada Rabu pagi setelah data American Petroleum Institute (API) menunjukkan kenaikan persediaan min...

18 March 2026 08:44
OIL

Brent Terombang-ambing, Pasar Bingung Antara Sanksi dan Paso...

Harga minyak mengalami pergerakan yang tidak stabil pada hari Selasa (15/07), di tengah ketidakpastian pasar atas dampak kebi...

15 July 2025 21:42
OIL

Brent Turun Tipis, Risiko Hormuz Mengintai

Harga minyak terkoreksi tipis dalam perdagangan Asia yang sepi, saat pelaku pasar menunggu hasil pembicaraan AS–Iran di Jen...

17 February 2026 12:45
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai