Franc Swiss Datar Dekati Level Terendah Multipekan!
USD/CHF bergerak relatif stabil di sekitar 0,7870 pada awal mendekati sesi Eropa Senin (18/05), bertahan dekat level tertinggi sejak 30 April. Pergerakan ini didukung penguatan dolar AS, sementara pelaku pasar memantau perkembangan konflik AS-Iran.
Dolar mendapat dorongan setelah data inflasi AS pekan lalu dinilai lebih panas dari perkiraan, sehingga pasar kembali memperhitungkan peluang kenaikan suku bunga The Fed pada paruh akhir tahun. CME FedWatch menunjukkan probabilitas kenaikan suku bunga minimal 25 bps pada pertemuan Desember sekitar 48,4%, naik dari 14,3% sepekan sebelumnya.
Dari sisi geopolitik, Presiden AS Donald Trump pada Minggu memperingatkan Iran bahwa “waktu terus berjalan” di tengah negosiasi yang disebut mandek. Media Iran juga melaporkan respons AS terhadap proposal terbaru Teheran belum memuat konsesi yang konkret, memperbesar risiko konflik berlangsung lebih lama.
Kombinasi repricing suku bunga dan ketidakpastian geopolitik cenderung membuat USD lebih solid terhadap CHF dalam jangka dekat, seiring preferensi pasar pada aset yang dianggap lebih defensif. RBC Capital Markets menilai dolar relatif lebih terlindungi dari guncangan energi global dibanding franc Swiss, karena AS beroperasi sebagai eksportir minyak bersih.
Ke depan, pasar akan memantau headline negosiasi AS-Iran, pergerakan harga energi, serta data inflasi lanjutan dan komunikasi pejabat The Fed yang dapat mengubah ekspektasi suku bunga. Di sisi lain, sensitivitas CHF terhadap sentimen risiko global tetap menjadi faktor penentu volatilitas USD/CHF. (asd)
Sumber: Newsmaker.id