Euro Menguat, Ekspektasi Fed Hike Terus Memudar
Euro menguat terhadap dolar AS dan bertahan di atas area 1,1550 setelah pasar semakin memangkas ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve pada September. Pelemahan dolar menjadi penopang utama EUR/USD setelah sejumlah data ekonomi AS menunjukkan momentum yang mulai melunak.
Pasar kini memperkirakan peluang sekitar 65% bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan September. Perubahan ekspektasi tersebut dipicu oleh penurunan tenaga kerja AS pada Juli, inflasi konsumen yang lebih lunak, serta Retail Sales yang melemah, sehingga kebutuhan untuk kembali mengetatkan kebijakan moneter dinilai semakin berkurang.
Namun, pelemahan dolar masih dibatasi oleh meningkatnya risiko geopolitik. Konflik AS-Iran telah memasuki bulan keenam, sementara Presiden Donald Trump menegaskan tidak ada pembicaraan atau negosiasi yang sedang berlangsung maupun dijadwalkan dengan Teheran. Washington juga masih mempertahankan blokade laut terhadap Iran.
Konflik yang berkepanjangan berpotensi kembali meningkatkan permintaan terhadap dolar sebagai aset safe haven. Selain itu, risiko kenaikan harga minyak akibat gangguan di Selat Hormuz dapat menghidupkan tekanan inflasi dan membuat arah kebijakan The Fed kembali lebih sulit diprediksi.
Dari Eropa, euro mendapat dukungan tambahan dari ekspektasi bahwa European Central Bank masih akan melanjutkan siklus kenaikan suku bunga. Pasar memperkirakan peluang sekitar 90%–94% ECB menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan September. Kepala Ekonom ECB Philip Lane juga menilai inflasi Eurozone di sekitar 3% masih terlalu tinggi.
Analisis Newsmaker: EUR/USD masih mendapat dukungan dari perbedaan ekspektasi kebijakan antara The Fed yang semakin diperkirakan menahan suku bunga dan ECB yang masih berpotensi menaikkannya. Namun, ketegangan AS-Iran tetap menjadi risiko karena dapat mengangkat dolar melalui safe-haven demand. Selama EUR/USD mampu bertahan di atas 1,1550, peluang kembali menguji area 1,1600–1,1615 masih terbuka.(asd)
Sumber: Newsmaker.id