Aussie Tetap Kuat, China Jadi Penopang
Dolar Australia tetap bergerak kuat pada perdagangan Asia Senin (03/08), meski pasangan AUD/USD sempat terkoreksi setelah dibuka dengan gap naik. Pasangan ini diperdagangkan di sekitar 0,7030 dan masih bertahan di wilayah positif.
Penguatan Aussie ditopang oleh perkembangan ekonomi China, yang merupakan mitra dagang terbesar Australia. Data RatingDog Manufacturing PMI China turun menjadi 50,9 pada Juli dari 51,7 pada Juni, serta berada di bawah perkiraan pasar sebesar 51,5.
Meski melambat, angka PMI tersebut masih berada di atas level 50. Artinya, aktivitas manufaktur China masih mengalami ekspansi, sehingga kekhawatiran terhadap penurunan permintaan komoditas Australia sedikit mereda.
Dolar AS juga menghadapi tekanan setelah Jepang melakukan intervensi pembelian yen senilai sekitar US$58,97 miliar. Selain itu, membaiknya minat terhadap aset berisiko membuat permintaan terhadap dolar sebagai aset aman ikut berkurang.
Namun, pasar masih berhati-hati karena perkembangan diplomasi Amerika Serikat dan Iran belum sepenuhnya jelas. Selama AUD/USD mampu bertahan di atas 0,7000, dolar Australia masih berpeluang menjaga penguatan, meski sentimen geopolitik dapat memicu volatilitas baru.(asd)
Sumber: Nesmaker.id