Trump Batalkan Serangan, Harga Minyak Anjlok
Harga minyak dunia turun tajam pada perdagangan Asia, Senin (3/8) setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan membatalkan rencana serangan terhadap Iran. Kabar tersebut mendorong investor mengurangi premi risiko geopolitik yang sebelumnya menopang harga energi.
Kontrak berjangka West Texas Intermediate untuk pengiriman September merosot 4,5% menjadi US$80,89 per barel. Sementara itu, minyak mentah Brent untuk pengiriman Oktober turun 4,4% menjadi US$84,10 per barel.
Trump mengatakan rencana serangan dibatalkan setelah Iran dan sejumlah negara Timur Tengah meminta Washington menunda tindakan militer. Permintaan tersebut muncul setelah tercapainya kerangka awal kesepakatan untuk meredakan ketegangan di kawasan.
Usulan kesepakatan itu disebut mencakup pembukaan Selat Hormuz secara penuh dan segera, serta berakhirnya ancaman nuklir Iran. Prospek berkurangnya gangguan terhadap jalur utama perdagangan minyak dunia langsung menekan harga minyak.
Namun, Teheran masih menanggapi pernyataan Trump dengan hati-hati dan menyatakan tetap menganggap setiap ancaman sebagai hal serius. Media Iran yang berafiliasi dengan Korps Garda Revolusi Islam juga menyebut tuntutan Trump hanya sebagai “daftar keinginan”, sehingga ketidakpastian konflik masih membayangi pasar.(gn)*
Sumber: Newsmaker.id