Aussie Tertekan Data China
Dolar Australia bergerak melemah pada perdagangan Asia Jumat (31/07) setelah data aktivitas ekonomi China menunjukkan hasil yang mengecewakan. Pasangan AUD/USD turun tipis dan bergerak di sekitar 0,7020 setelah sebelumnya sempat menguat lebih dari 1%.
Tekanan muncul setelah indeks manufaktur China versi NBS turun menjadi 49,2 pada Juli. Angka tersebut lebih rendah dari posisi sebelumnya sebesar 50,3 dan juga berada di bawah perkiraan pasar yang berada di level 50,0.
Angka di bawah 50 menunjukkan sektor manufaktur China kembali mengalami kontraksi. Kondisi ini menjadi perhatian bagi Australia karena China merupakan mitra dagang terbesar dan salah satu pembeli utama komoditas asal Australia.
Sektor nonmanufaktur China juga melemah menjadi 49,0, lebih rendah dari perkiraan 50,0. Data tersebut memperkuat kekhawatiran bahwa pemulihan ekonomi China masih rapuh dan permintaan terhadap komoditas berpotensi melambat.
Dolar Australia juga terbebani oleh inflasi domestik yang lebih rendah dari perkiraan pada kuartal kedua. Kondisi tersebut membuat peluang kenaikan suku bunga Reserve Bank of Australia pada Agustus semakin kecil, sementara dolar AS tetap mendapat dukungan dari aksi beli pasar.(asd)
Source: Newsmaker.id