Emas Menguat, Pasar Ragukan Ketegasan Fed
Harga emas naik tipis pada perdagangan Kamis setelah investor menilai pernyataan Ketua Federal Reserve Kevin Warsh usai bank sentral mempertahankan suku bunga.
Emas spot menguat 0,3% ke US$4.076,29 per troy ounce setelah sempat melonjak hingga 2% pada sesi sebelumnya.
Warsh kembali menegaskan komitmen The Fed membawa inflasi menuju target 2%. Namun, pasar menilai ia belum memberikan sinyal yang cukup kuat mengenai kenaikan suku bunga berikutnya. Peluang kenaikan bunga pada September pun turun menjadi sekitar 63%, dari 81% sebelum keputusan The Fed.
Penurunan ekspektasi kenaikan bunga mengurangi tekanan terhadap emas yang tidak memberikan imbal hasil. Permintaan aset aman juga tetap terjaga setelah Amerika Serikat kembali melancarkan serangan terhadap Iran, meskipun harga minyak mulai memangkas kenaikannya karena sejumlah kapal tanker masih dapat meninggalkan kawasan Timur Tengah.
Dampaknya, emas masih berpeluang bertahan di sekitar US$4.000 selama pasar meragukan ketegasan The Fed dan konflik geopolitik terus meningkat. Namun, penguatan dapat terbatas menjelang data inflasi PCE AS, sementara sejumlah analis memperkirakan emas berisiko kembali menuju US$3.900 apabila dolar dan yield obligasi kembali menguat.(yds)
Sumber: Newsmaker.id