AUD/USD Stabil Jelang RBA, Simak Rinciannya!
AUD/USD bergerak mendatar di sekitar 0,7204 pada Jumat (01/05), bertahan dekat level tertinggi terbarunya ketika pasar memilih sikap wait and see menjelang keputusan kebijakan moneter Reserve Bank of Australia (RBA) yang dijadwalkan pada Selasa pekan depan.
Dolar Australia tetap relatif didukung ekspektasi pengetatan lanjutan. Berdasarkan Reuters, mayoritas ekonom memperkirakan RBA akan menaikkan suku bunga 25 basis poin, yang membawa suku bunga kebijakan ke 4,35%, seiring tekanan inflasi yang masih tinggi dengan CPI tahunan Australia tercatat 4,6% (YoY) pada Maret, jauh di atas target bank sentral.
Selain keputusan suku bunga, pelaku pasar akan mencermati komentar Gubernur Michele Bullock untuk petunjuk arah kebijakan berikutnya. Risiko energi terkait ketegangan di Timur Tengah dan ketidakpastian di Selat Hormuz dinilai dapat memperpanjang tekanan inflasi, sehingga memperkuat sensitivitas pasar terhadap nada kebijakan RBA.
Di sisi lain, Dolar AS kesulitan menguat meski situasi geopolitik biasanya mendukung permintaan safe haven. Pasar memperkirakan The Fed menahan suku bunga hingga akhir tahun, namun sejumlah pejabat, termasuk Neel Kashkari menyinggung kemungkinan kenaikan tambahan jika terjadi guncangan inflasi besar, terutama yang dipicu lonjakan harga energi.
Dengan narasi kebijakan yang masih bergantung pada data, fokus jangka pendek beralih ke rilis ISM Manufacturing PMI AS hari ini untuk membaca momentum ekonomi. Data ini berpotensi memengaruhi ekspektasi suku bunga AS melalui pergerakan yield dan selera risiko, yang pada akhirnya dapat membentuk arah AUD/USD jelang keputusan RBA pekan depan. (srh)
Sumber: Newsmaker.id