Crypto Bergerak Hati-Hati, Pasar Cermati The Fed dan Regulasi
Pasar kripto bergerak hati-hati pada awal pekan, dengan Bitcoin dan Ethereum mencatat kenaikan tipis tetapi belum menunjukkan dorongan yang benar-benar kuat. Bitcoin saat ini berada di sekitar $67.501, sementara Ethereum diperdagangkan di kisaran $2.049,81. Pergerakan ini menandakan bahwa investor masih aktif, tetapi belum sepenuhnya berani mengambil posisi agresif di tengah ketidakpastian makro dan regulasi yang masih membayangi pasar kripto.
Dari sisi sentimen, pasar kripto saat ini berada di antara dua arus besar. Di satu sisi, aset digital masih sensitif terhadap arah suku bunga Amerika Serikat dan perubahan risk sentiment global. Di sisi lain, kejelasan regulasi di AS mulai memberi fondasi yang lebih jelas untuk pasar. Reuters melaporkan SEC pada 17 Maret 2026 merilis panduan yang telah lama ditunggu, yang membagi aset kripto ke beberapa kategori dan menegaskan bahwa aturan sekuritas hanya berlaku untuk kategori digital securities. Langkah ini dinilai penting karena memberi gambaran yang lebih terang bagi pelaku industri dan investor.
Namun, sentimen positif dari panduan regulasi itu masih dibatasi oleh mandeknya legislasi kripto yang lebih besar di AS. Reuters melaporkan pembahasan Clarity Act kembali menemui hambatan karena perdebatan soal stablecoin, termasuk soal produk yang memberi imbal hasil. Citigroup bahkan memangkas target 12 bulan untuk Bitcoin dari $143.000 menjadi $112.000, dan Ethereum dari $4.304 menjadi $3.175, dengan alasan mandeknya regulasi mengurangi peluang katalis institusional dalam waktu dekat. Ini menunjukkan bahwa pasar kripto saat ini masih butuh dorongan kebijakan yang lebih kuat untuk membangun tren naik yang lebih solid.
Dampaknya, pergerakan Bitcoin dan Ethereum kemungkinan masih akan tetap volatil dalam jangka pendek. Selama pasar masih mencermati arah kebijakan The Fed, perkembangan regulasi AS, dan sentimen risiko global, kenaikan kripto berpotensi tetap terbatas. Jika kejelasan regulasi makin membaik dan tekanan makro mereda, aset digital bisa memperoleh dukungan baru. Namun untuk saat ini, pasar masih terlihat berada dalam fase menunggu, dengan investor cenderung selektif dan responsif terhadap setiap katalis baru.
Penyebab:
Pergerakan kripto yang masih terbatas dipicu oleh kombinasi sentimen makro dan regulasi. Dari sisi makro, pasar masih sensitif terhadap arah suku bunga AS dan kondisi global yang belum stabil. Dari sisi regulasi, panduan baru SEC memberi kejelasan, tetapi mandeknya legislasi besar seperti Clarity Act membuat optimisme belum berkembang penuh.
Dampak:
Kondisi ini membuat Bitcoin dan Ethereum tetap bergerak fluktuatif, dengan potensi kenaikan yang belum sepenuhnya lepas. Investor cenderung lebih berhati-hati, sementara pasar menunggu katalis baru yang lebih tegas, baik dari kebijakan moneter maupun regulasi.(CP)
Sumber: Newsmaker.id