Bitcoin Menguat, Trump Dorong “Crypto Agenda”
Bitcoin kembali menguat pada Rabu (4/3), mendapat dukungan terbatas dari pernyataan Presiden AS Donald Trump yang mendorong dukungan regulasi lebih baik bagi industri aset kripto. Meski demikian, kekhawatiran terkait konflik AS–Iran dan potensi dampaknya terhadap inflasi membuat reli kripto dinilai masih rapuh.
Pada 04:04 ET, Bitcoin naik sekitar 4% ke US$71.224. Penguatan ini datang setelah pasar sempat bergerak hati-hati di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik dan volatilitas pada aset berisiko.
Trump, melalui unggahan media sosial pada Selasa malam, mengkritik bank-bank besar AS yang dinilainya berupaya melemahkan GENIUS Act—regulasi stablecoin—dengan menahan laju pengesahan CLARITY Act di Senat. Trump menilai dukungan regulasi diperlukan agar agenda kripto AS tidak “berpindah” ke negara lain jika proses legislasi tersendat, serta mendorong bank untuk membuat kesepakatan dengan industri kripto.
Dari sisi makro, pasar tetap dibayangi risiko inflasi jika konflik berujung pada gangguan pasokan minyak global. Inflasi yang lebih “lengket” berpotensi menjaga ekspektasi kebijakan moneter tetap ketat, yang biasanya menekan aset berisiko melalui kanal suku bunga riil dan kondisi likuiditas.
Koin utama lain ikut menguat namun pergerakannya tidak seragam. Ether naik 4% ke US$2.062,77 sementara XRP naik tipis ke US$1,3594. Solana dan BNB terangkat lebih dari 2%, sedangkan Cardano naik sekitar 3,4%. Di segmen meme token, Dogecoin melemah 2,6% dan $TRUMP turun 3,4%.
Pelaku pasar akan memantau perkembangan konflik AS–Israel–Iran, dinamika harga minyak yang memengaruhi ekspektasi inflasi, serta arah pembahasan regulasi kripto di AS—khususnya kelanjutan GENIUS Act dan CLARITY Act—sebagai penentu sentimen berikutnya. (Arl)
Sumber : Newsmaker.id