Kripto Coba Bangkit, Tapi Sentimen Risk-Off Belum Pergi
Bitcoin bergerak menguat tipis pada sesi Jumat (20/2), terbantu aksi beli saat harga sempat melemah. Namun, reli masih terbatas karena pasar kripto tetap dibayangi ketidakpastian arah suku bunga AS dan risiko geopolitik yang membuat investor cenderung defensif.
Pada sesi terbaru, Bitcoin (BTC) berada di $67.035 dengan perubahan harian sekitar +0,20%. Rentang harian bergerak di $66.240–$68.241, menandakan volatilitas masih terasa meski harga bertahan di area tinggi.
Dari sisi makro, narasi yang menahan minat pada aset spekulatif masih sama: pasar menimbang kombinasi pertumbuhan yang melambat vs inflasi yang belum jinak, plus sikap The Fed yang cenderung hati-hati. Saat suku bunga diperkirakan tetap ketat lebih lama, kripto biasanya lebih sulit membangun tren naik yang konsisten.
Faktor geopolitik juga menambah beban risk appetite. Ketegangan AS–Iran yang meningkat membuat sebagian pelaku pasar memilih aset aman (seperti dolar/emas), sehingga aliran ke kripto cenderung selektif dan lebih mudah “patah” ketika ada headline baru.
Altcoin mayoritas bergerak terbatas dengan arah campuran. Ethereum (ETH) di $1.939,89 (+0,02%), sementara beberapa aset besar lain cenderung menguat tipis, menunjukkan pasar belum benar-benar berani ambil risiko besar. Penguatan juga terlihat di altcoin besar—BNB di $617,16 (naik +2,34%) , ADA di $0,281051 (naik +3,28%) , SOL di $82,93 (naik +1,89%) , dan DOGE di $0,09902 (naik +1,28%) , sedangkan XRP berada di $1,41 dengan kisaran harian $1,38–$1,44 . (Arl)
Sumber : Newsmaker.id