Kripto Tersendat, Pasar Cerna Minutes The Fed
Bitcoin kembali melemah pada Kamis (19/2), melanjutkan fase koreksi ketika pasar menilai ulang arah suku bunga AS setelah risalah rapat The Fed bernada hawkish. Kondisi tersebut membuat pelaku pasar lebih selektif terhadap aset berisiko, termasuk kripto.
Di saat yang sama, sentimen risk-off ikut menguat seiring meningkatnya ketegangan geopolitik AS–Iran. Aliran dana cenderung mencari aset defensif, sementara kripto tertahan dan terlihat tertinggal dibanding logam mulia yang lebih diuntungkan saat permintaan safe haven naik.
Pada pembaruan terbaru, Bitcoin (BTC) turun ke $66.459, dengan kisaran harian $65.683–$67.252.
Tekanan utama datang dari kombinasi dolar AS yang kuat dan yield yang bertahan tinggi, setelah minutes menegaskan The Fed belum punya “jalan satu arah” menuju pemangkasan. Bahkan, sebagian pejabat masih membuka ruang pengetatan bila inflasi kembali membandel—narasi yang biasanya kurang ramah untuk aset spekulatif.
Altcoin ikut melemah. Ethereum (ETH) turun 2,73% ke $1.920,97, sementara XRP turun 4,11% ke $1,40.
Tekanan juga terlihat di beberapa koin besar lain: Solana (SOL) -1,86% ke $80,84, Cardano (ADA) -3,37% ke $0,2703, dan BNB -2,82% ke $599,83.
Di segmen memecoin, Dogecoin turun 2,58% ke $0,0972. Secara umum, pasar kripto masih menunggu katalis baru—terutama rangkaian data AS berikutnya—untuk memastikan apakah tekanan dolar-yield mereda atau justru berlanjut. (Arl)
Sumber : Newsmaker.id