Kripto Risk-Off: Bitcoin Di Bawah $67K Lagi
Bitcoin melemah pada Rabu (11/2), kembali turun ke bawah $67.000 saat pelaku pasar memilih defensif menjelang rilis data ketenagakerjaan AS (NFP) Januari. Tekanan jual muncul karena investor menahan posisi risiko sebelum data besar yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga The Fed.
Pada 15:58 WIB, Bitcoin (BTC) diperdagangkan di $66.944, turun -3,09% dari penutupan sebelumnya. Pergerakan intraday menunjukkan volatilitas tetap tinggi, dengan kisaran $66.601–$69.903.
Pasar menilai arah kripto masih sangat sensitif terhadap outlook suku bunga: NFP yang lebih lemah berpotensi menghidupkan kembali narasi pelonggaran, sementara data yang solid bisa mengangkat dolar/yield dan menekan aset berisiko, termasuk kripto. Fokus berikutnya adalah CPI AS pada Jumat yang bisa memperkuat atau mematahkan ekspektasi inflasi.
Tekanan tidak hanya terjadi pada Bitcoin. Ethereum (ETH) berada di $1.948,68 (-3,22%), sementara XRP turun ke $1,36 (-4,90%).
Altcoin lain juga bergerak melemah: Solana (SOL) di $81,02 (-4,23%), Cardano (ADA) di $0,25467 (-3,78%), dan Dogecoin (DOGE) di $0,090431 (-3,54%). Dengan sentimen yang rapuh, pasar kripto masih rawan “spike” volatilitas begitu data AS keluar dan posisi leverage ikut menyesuaikan. (Arl)
Sumber : Newsmaker.id