• Tue, Mar 3, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

6 February 2026 04:07  |

Bitcoin Turun 13%, Tembus di Bawah $64.000 Ditengah Intensnya Aksi Jual

Bitcoin jatuh di bawah $64.000 pada Kamis, seiring kepercayaan investor terus melemah terhadap aset yang dulu dipuji sebagai “emas digital” dan penyimpan nilai yang unik.

Aset digital, termasuk bitcoin, makin terperosok ke zona merah karena investor menilai ulang kegunaan praktis token yang selama ini digaungkan bukan hanya sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan ketidakpastian makroekonomi, tetapi juga sebagai alternatif mata uang fiat dan safe-haven tradisional seperti emas.

Namun belakangan narasi itu tidak terbukti, terutama sejak bitcoin mencapai puncaknya sedikit di atas $126.000 pada awal Oktober.

Pada Kamis, bitcoin terakhir tercatat turun ke $67.675, level terendah sejak November 2024. Mata uang kripto ini sempat menembus di bawah $70.000 lebih awal pada sesi perdagangan Kamis, lalu tekanan jual makin meningkat. Secara total, bitcoin sudah turun 20% hanya dalam pekan ini saja.

“Menurut kami, aksi jual yang stabil ini menjadi sinyal bahwa investor tradisional mulai kehilangan minat, dan pesimisme terhadap kripto secara keseluruhan makin besar,” kata analis Deutsche Bank, Marion Laboure, dalam catatan kepada klien pada Rabu.

Kewaspadaan investor yang meningkat muncul karena banyak klaim sensasional tentang bitcoin tidak kunjung terwujud. Token ini belakangan lebih banyak bergerak searah dengan aset “risk-on” lain seperti saham, khususnya selama gejolak geopolitik dan makroekonomi terbaru di Venezuela, Timur Tengah, dan Eropa. Selain itu, adopsinya sebagai alat pembayaran untuk barang dan jasa juga masih minim.

Bitcoin tertinggal dibanding emas

Bitcoin turun hampir 30% sepanjang satu tahun terakhir, sementara emas melonjak 68% pada periode yang sama.

Kripto lain juga ikut ambruk. Ether terkoreksi 23% minggu ini, dan berada di jalur penurunan mingguan terburuk sejak November 2022, saat anjlok 24%. Solana menyentuh $88,42 pada Kamis—sekitar level terendah dalam dua tahun—dan turun 24% sepanjang pekan ini.

Sebagian trader menyebut $70.000 sebagai level kunci yang perlu diperhatikan, dan penembusan di bawah level tersebut dapat memicu penurunan lebih lanjut untuk bitcoin.(yds)

Sumber: CNBC.com

Related News

Crypto

Bitcoin Jatuh di Bawah $113.000, Dekati Terendah 6 Pekan

Bitcoin turun di bawah $113.000 pada Senin, mendekati level terendah enam pekan meski pasar masih bertaruh The Fed akan meman...

25 August 2025 14:32
Crypto

Bitcoin Tertahan Usai Mantul

Bitcoin masih ketahan di bawah tekanan pada Selasa, setelah rebound singkat dari titik terendah 10 bulan. Hingga siang di Sin...

3 February 2026 12:58
Crypto

Hari Berat untuk Kripto, Bitcoin dan Ethereum Kompak Terteka...

  Pasar kripto utama pada Jumat (14/11), masih berada dalam tekanan jual kuat. Bitcoin (BTC) sempat jatuh menembus level p...

14 November 2025 17:06
Crypto

Pasca Deleveraging, Kripto Cari Arah

Pasar kripto diperdagangkan sedikit menguat pada Rabu (24/9). Bitcoin bergerak sempit di kisaran $112K–$113K, sementara Eth...

25 September 2025 04:19
BIAS23.com NM23 Ai