Bukan Koreksi Biasa: Bitcoin Hampir Tembus $70K
Bitcoin masih tertekan di perdagangan sesi Eropa hari Kamis (5/2), dan level psikologis $70.000 kembali jadi pusat perhatian pasar. Di perdagangan terbaru, BTC berada di sekitar $71.593 atau turun 6,1% hari ini, sempat menyentuh low intraday $70.098 sebelum memantul tipis.
Tekanan jual juga terasa di Ethereum. ETH diperdagangkan di sekitar $2.136 atau turun 5,9%, setelah sempat turun mendekati area $2.074. Market melihat area $2.000 sebagai garis batas berikutnya—kalau tembus, sentimen bisa makin risk-off.
Menurut laporan Reuters, gelombang sell-off ini makin kencang setelah pasar menilai dampak nominasi Kevin Warsh sebagai calon Ketua The Fed—terutama karena ekspektasi kebijakan yang bisa mendorong pengetatan likuiditas lewat neraca (balance sheet) Fed yang lebih kecil. Buat aset spekulatif seperti kripto, isu “likuiditas seret” biasanya langsung kebaca negatif.
Di sisi lain, faktor “risk premium” geopolitik juga mulai berubah-ubah: ketika tensi mereda (misalnya karena jalur diplomasi), demand safe-haven dan positioning spekulatif sering ikut berputar—dan kripto bisa kena imbas lewat arus keluar dana risk asset.
Satu sinyal yang paling diperhatiin market adalah arus dana institusi. Reuters mencatat US spot Bitcoin ETFs mengalami outflow lebih dari $3 miliar sepanjang Januari, setelah outflow sekitar $2 miliar (Desember) dan $7 miliar (November)—tanda minat investor tradisional lagi mendingin saat volatilitas naik.
Intinya: selama BTC masih “berkutat” di area $70K-an, pasar akan sensitif sama dua hal—headline kebijakan/likuiditas (Fed) dan arus dana ETF. Kalau $70.000 jebol bersih, tekanan teknikal bisa nambah; tapi kalau bertahan dan outflow mereda, peluang relief bounce tetap ada (meski volatilitas masih tinggi). (Arl)
Sumber : Newsmaker.id