XAG/USD Melonjak, Sentimen Safe-Haven Balik Lagi
Harga perak (XAG/USD) melonjak ke sekitar $87,60 pada sesi Asia Rabu, melanjutkan rebound setelah sempat mengalami koreksi tajam minggu lalu. Kenaikan ini muncul saat pembeli “buy the dip” kembali masuk, memanfaatkan harga yang dianggap sudah terlalu murah pasca penurunan ekstrem.
Sentimen safe-haven ikut menguat setelah laporan bahwa militer United States menembak jatuh drone Iran yang disebut mendekati kapal induk AS di Laut Arab. Kekhawatiran geopolitik seperti ini biasanya mendorong arus dana ke aset defensif seperti logam mulia—termasuk perak.
Namun, ruang kenaikan perak berpotensi tertahan oleh faktor kebijakan moneter AS. Donald Trump mencalonkan Kevin Warsh untuk menggantikan Jerome Powell sebagai Ketua Federal Reserve berikutnya. Pasar menilai pergantian kepemimpinan ini bisa memperkuat narasi suku bunga lebih tinggi lebih lama demi menekan inflasi—yang cenderung menguatkan dolar dan menekan komoditas berdenominasi dolar.
Dari sisi teknis pasar, koreksi tajam logam mulia sebelumnya juga diperparah oleh perubahan aturan margin. CME Group menaikkan persyaratan margin untuk emas dan perak, sehingga trader yang memakai leverage terpaksa menjual posisi untuk menutup kebutuhan dana. Setelah gelombang jual paksa ini mereda, pasar mulai “bernapas” dan perak punya ruang untuk memantul.
Ke depan, perhatian tertuju pada jalur diplomasi AS–Iran dan nada pernyataan kedua pihak. Iran meminta agar negosiasi pekan ini digelar di Oman alih-alih Turkey, serta membatasi pembahasan pada isu nuklir. Di sisi lain, Trump memperingatkan situasi bisa memburuk jika kesepakatan gagal tercapai—membuat pasar tetap siaga, dan perak berpeluang tetap sensitif terhadap headline geopolitik.(asd)
Sumber : Newsmaker.id