• Wed, Jun 10, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

10 June 2026 11:10  |

Oil Naik Setelah Serangan Balasan AS terhadap Iran

Harga minyak global kembali menguat pada perdagangan Rabu (10/6/2026) setelah Amerika Serikat melancarkan serangan baru ke target Iran menyusul jatuhnya helikopter Apache di perairan Oman. Brent crude sempat naik hingga 2% ke level di atas US$93 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) menguat ke US$90 per barel sebelum meredam kenaikan setelah AS mengumumkan berakhirnya kampanye balasan singkat tersebut.

Serangan ini merupakan respons proporsional terhadap apa yang disebut pemerintah AS sebagai agresi Iran yang tidak dibenarkan. Pasukan AS menargetkan pertahanan udara, stasiun kontrol darat, dan radar pengawasan di dekat Selat Hormuz dengan misi presisi. Iran merespons dengan serangan drone ke Armada Kelima AS di Bahrain dan menyerang fasilitas militer Amerika di Yordania dan Kuwait, memastikan tidak ada ancaman yang dibiarkan tanpa jawaban.

Ketegangan terbaru ini mengancam gencatan senjata yang rapuh di Timur Tengah sekaligus memperlambat negosiasi damai jangka panjang antara pihak-pihak yang berkonflik. Meski demikian, analis energi menilai pasar sedikit terhibur karena serangan tetap proporsional, bukan skala penuh, sehingga minat untuk mencari kesepakatan masih ada di tengah kekhawatiran eskalasi perang.

Pasar minyak juga mendapat tekanan tambahan dari persediaan yang menipis. Laporan American Petroleum Institute mencatat penurunan 9,1 juta barel persediaan minyak AS minggu lalu, level terendah dalam empat bulan terakhir. Penurunan stok global menegaskan ketatnya pasokan minyak dunia karena konflik di Teluk Persia dan pembatasan transportasi melalui Selat Hormuz.

Hingga siang ini di Singapura, kontrak Brent untuk pengiriman Agustus naik 0,6% menjadi US$92,04 per barel, sementara WTI untuk Juli menguat 0,6% ke US$88,74 per barel. Lonjakan ini menandai pemulihan sebagian setelah penurunan tajam 3% pada sesi sebelumnya, mencerminkan kekhawatiran pasar terhadap gangguan pasokan yang masih tinggi akibat ketegangan geopolitik.(asd)*

Sumber: Newsmaker.id

Related News

OIL

Harga Minyak Naik Dua Hari Beruntun, Ditopang Optimisme Daga...

Minyak naik untuk hari kedua di tengah optimisme atas perundingan perdagangan AS menjelang batas waktu minggu depan, dan kare...

25 July 2025 10:56
OIL

Minyak Melonjak, Serangan Rudal Iran ke Israel Uji Gencatan ...

Harga minyak menguat tajam pada Senin setelah Iran meluncurkan beberapa gelombang rudal ke arah Israel, meningkatkan kekhawat...

8 June 2026 07:33
OIL

API Laporkan Lonjakan Stok AS, Minyak Melunak!

Harga minyak melemah tipis pada Rabu pagi setelah data American Petroleum Institute (API) menunjukkan kenaikan persediaan min...

18 March 2026 08:44
OIL

Brent Terombang-ambing, Pasar Bingung Antara Sanksi dan Paso...

Harga minyak mengalami pergerakan yang tidak stabil pada hari Selasa (15/07), di tengah ketidakpastian pasar atas dampak kebi...

15 July 2025 21:42
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai