• Tue, Jun 9, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

9 June 2026 07:23  |

Minyak Stabil, Hormuz Masih Terkunci Meski Israel–Iran Tahan Serangan

Harga minyak bergerak stabil setelah Israel dan Iran menyatakan akan menghentikan serangan satu sama lain usai eskalasi yang sempat mengancam proses negosiasi untuk mengakhiri perang di Timur Tengah. Brent bertahan di sekitar US$94/barel, sementara WTI berada di atas US$91/barel, mencerminkan pasar yang sedikit lebih tenang, tetapi belum benar-benar lepas dari premi risiko.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan negaranya menahan tembakan ke Iran untuk saat ini, namun akan merespons jika Iran menyerang lagi. Media Iran juga menyampaikan nada serupa, sehingga pasar menangkap sinyal de-eskalasi jangka pendek. Presiden AS Donald Trump sebelumnya menyerukan penurunan ketegangan agar jalur diplomasi tidak kembali terputus.

Meski serangan mereda, masalah inti pasokan belum selesai. Selat Hormuz masih efektif tertutup karena blokade ganda oleh Teheran dan Washington, sehingga aliran minyak mentah, produk BBM, dan gas ke pasar global tetap tersendat. Kondisi ini membuat harga minyak sulit turun dalam meski tensi militer sementara menurun.

Risiko kawasan juga masih terasa dari sisi keamanan pelayaran. Militer AS melaporkan sebuah tanker kosong di Teluk Oman dilumpuhkan setelah mencoba menuju pelabuhan Iran dan dianggap melanggar blokade. Israel juga menyebut telah mencegat sasaran udara mencurigakan dari Yaman, menggarisbawahi bahwa ancaman tidak hanya berasal dari satu front.

Trump mengatakan AS menargetkan “kemenangan total” dalam dua pekan ke depan dan mengklaim harga minyak akan turun setelah konflik berakhir. Namun pasar menilai pemulihan arus minyak tetap membutuhkan waktu: ranjau di Hormuz harus dibersihkan, ladang yang shut-in perlu restart berbulan-bulan, dan infrastruktur energi yang rusak akibat drone/rudal harus diperbaiki. Karena itu, pergerakan minyak masih sangat bergantung pada headline, sementara pelaku pasar menunggu bukti pemulihan pasokan yang benar-benar nyata.(Asd)*

Sumber: Newsmaker.id

Related News

OIL

Harga Minyak Naik Dua Hari Beruntun, Ditopang Optimisme Daga...

Minyak naik untuk hari kedua di tengah optimisme atas perundingan perdagangan AS menjelang batas waktu minggu depan, dan kare...

25 July 2025 10:56
OIL

Minyak Melonjak, Serangan Rudal Iran ke Israel Uji Gencatan ...

Harga minyak menguat tajam pada Senin setelah Iran meluncurkan beberapa gelombang rudal ke arah Israel, meningkatkan kekhawat...

8 June 2026 07:33
OIL

API Laporkan Lonjakan Stok AS, Minyak Melunak!

Harga minyak melemah tipis pada Rabu pagi setelah data American Petroleum Institute (API) menunjukkan kenaikan persediaan min...

18 March 2026 08:44
OIL

Brent Terombang-ambing, Pasar Bingung Antara Sanksi dan Paso...

Harga minyak mengalami pergerakan yang tidak stabil pada hari Selasa (15/07), di tengah ketidakpastian pasar atas dampak kebi...

15 July 2025 21:42
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai