Iran Tolak Damai, Perang Terancam Meluas
Iran menolak usulan gencatan senjata dari Presiden AS Donald Trump yang disampaikan melalui Perdana Menteri Irak Ali al-Zaidi. Penolakan tersebut terjadi saat Washington mengancam akan meningkatkan serangan terhadap infrastruktur penting Iran.
Rincian proposal gencatan senjata belum diungkapkan secara jelas. Namun, pejabat Iran menyebut usulan itu merupakan satu-satunya tawaran yang tersedia dan hanya bersifat sementara.
Teheran menilai kesepakatan tersebut belum menyelesaikan persoalan utama mengenai kendali atas Selat Hormuz. Jalur tersebut menjadi salah satu titik penting dalam konflik karena berperan besar dalam pengiriman energi global.
Pemerintah Irak membantah laporan mengenai penyampaian proposal tersebut tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut. Meski demikian, seorang pejabat Irak menyebut Ali al-Zaidi memang membawa sebuah usulan saat berkunjung ke Teheran.
Ketegangan Amerika Serikat dan Iran terus meningkat dalam beberapa pekan terakhir. Militer AS menyerang pangkalan serta infrastruktur Iran, sementara Teheran membalas dengan rudal balistik dan drone terhadap target militer Amerika di Timur Tengah.
Iran juga bersiap menghadapi kemungkinan perang yang lebih luas apabila AS menyerang Teheran dan fasilitas penting lainnya. Jika konflik meningkat, Iran berpotensi memperluas serangan ke kawasan serta meminta Houthi menutup Bab al-Mandab, sehingga risiko gangguan perdagangan dan pasokan energi semakin besar.(arl)
Sumber : Newsmaker.id