Minyak Naik Tipis, Pasar Menunggu Pertemuan AS–Iran
Harga minyak menguat pada Senin (16/2) saat pasar menimbang dua kekuatan yang saling tarik-menarik: harapan de-eskalasi dari pembicaraan nuklir AS–Iran pekan ini, versus potensi kenaikan suplai OPEC+ mulai April.
Brent ditutup naik 90 sen (+1,33%) di $68,65/barel, sementara WTI berada di $63,75/barel atau naik 86 sen (+1,37%) pada 14:14 EST—tanpa settlement karena libur Presidents’ Day di AS.
Pasar menilai “risk premium” masih sulit hilang sepenuhnya. Kekhawatiran gangguan suplai akibat tensi AS–Iran tetap jadi penyangga harga, apalagi putaran kedua perundingan di Jenewa dijadwalkan berlangsung Selasa, dan jelang negosiasi (yang dimediasi Oman) Menlu Iran juga bertemu kepala IAEA pada Senin.
Namun di saat risiko geopolitik bisa mengangkat harga, OPEC+ berpotensi jadi rem: kelompok produsen itu dilaporkan condong melanjutkan kenaikan produksi mulai April setelah jeda tiga bulan. Likuiditas juga tipis karena libur Imlek di China, Korea Selatan, dan Taiwan, membuat pergerakan rentan “choppy” meski arah utamanya tetap dipandu headline geopolitik. (Arl)
Sumber : Newsmaker.id