• Fri, Mar 6, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

27 November 2025 18:11  |

Harga minyak melemah menjelang Thanksgiving

Harga minyak relatif stabil pada hari Kamis, dengan volume perdagangan diperkirakan relatif tipis karena libur Thanksgiving di Amerika Serikat.

Minyak Brent berjangka yang berakhir pada Januari naik 0,1% menjadi $62,64 per barel, sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) berjangka naik tipis 0,3% menjadi $58,81 per barel.

Investor sedang mempertimbangkan potensi kerangka kerja yang didukung Washington untuk mengakhiri perang di Ukraina. Utusan AS Steve Witkoff dijadwalkan melakukan perjalanan ke Moskow minggu depan untuk membahas rencana tersebut, sebuah langkah yang telah meningkatkan kemungkinan gencatan senjata atau kesepakatan yang dapat melonggarkan beberapa batasan Barat terhadap ekspor energi Rusia.

Hasil seperti itu kemungkinan akan menambah pasokan ke pasar yang sudah terisi penuh.

Badan Informasi Energi AS (EIA) melaporkan pada hari Rabu bahwa persediaan minyak mentah naik sebesar 2,8 juta barel dalam pekan yang berakhir 21 November, dibandingkan dengan ekspektasi pasar yang hanya sedikit meningkat sebesar 55.000 barel.

Harga minyak tertahan setelah kenaikan sebelumnya menyusul data tersebut, dengan angka-angka tersebut memperkuat kekhawatiran bahwa pasokan global dapat melampaui permintaan hingga tahun 2026. EIA dan lembaga peramal lainnya telah menunjukkan peningkatan produksi dan persediaan yang akan membebani harga tahun depan.

"Pasar minyak terjebak di antara potensi kemajuan dalam perundingan damai Rusia-Ukraina dan dampaknya terhadap pasokan minyak," ujar analis di ING, termasuk Warren Patterson dan Ewa Manthey. Mereka juga mencatat bahwa para pedagang terus memantau ekspektasi penurunan suku bunga oleh Federal Reserve AS pada bulan Desember, yang dapat menjadi keuntungan bagi permintaan minyak.

Pertemuan Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC+) dan sekutunya, yang dikenal sebagai OPEC+, akhir pekan ini.

"Kami yakin grup ini akan mempertahankan produksi tanpa perubahan. Prospek fundamentalnya tetap cukup mirip dengan rapat grup terakhir," ujar para analis ING.(cp)

Sumber: Investing.com

Related News

OIL

Harga Minyak Naik Dua Hari Beruntun, Ditopang Optimisme Daga...

Minyak naik untuk hari kedua di tengah optimisme atas perundingan perdagangan AS menjelang batas waktu minggu depan, dan kare...

25 July 2025 10:56
OIL

Brent Terombang-ambing, Pasar Bingung Antara Sanksi dan Paso...

Harga minyak mengalami pergerakan yang tidak stabil pada hari Selasa (15/07), di tengah ketidakpastian pasar atas dampak kebi...

15 July 2025 21:42
OIL

Minyak Dunia Tertahan

Harga minyak sedikit berubah setelah mengalami penurunan beberapa minggu yang lalu, dengan hubungan pedagang dampak dari sank...

22 September 2025 07:39
OIL

Pasokan Tambah, Ekspor Turun: Drama Baru Harga Minyak Dimula...

Harga minyak dunia pada Rabu (2/7) nyaris tak berubah karena pasar menimbang berbagai faktor, mulai dari rencana peningkatan ...

2 July 2025 16:19
BIAS23.com NM23 Ai