Emas Bertahan, Pasar Waspada Menjelang Risalah FOMC
Harga emas (XAU/USD) mempertahankan kenaikan intraday yang moderat pada paruh pertama sesi Eropa bergerak di kisaran area $3.322, meski pelaku pasar cenderung hati-hati setelah logam mulia ini sempat menyentuh terendah tiga pekan pada Rabu. Nada kehati-hatian tercermin dari pelemahan mayoritas bursa saham global, yang memberi sedikit dorongan bagi emas sebagai aset safe haven.
Di sisi lain, harapan tercapainya kesepakatan damai Rusia–Ukraina menahan minat lindung nilai sehingga membatasi ruang kenaikan emas. Sentimen ini membuat investor enggan mengejar posisi beli agresif dan memilih menunggu kepastian arah kebijakan moneter AS dari dokumen resmi The Fed.
Ekspektasi pasar terhadap pelonggaran kebijakan yang lebih agresif oleh Federal Reserve mulai memudar. Kondisi tersebut membantu Dolar AS mempertahankan penguatan dua hari terakhir, sehingga menekan daya tarik emas yang tidak memberikan imbal hasil. Yield obligasi yang relatif bertahan juga ikut menahan reli logam mulia.
Ke depan, fokus tertuju pada Risalah FOMC yang dirilis malam ini waktu AS. Isi risalah akan menjadi petunjuk penting tentang peluang pemangkasan suku bunga pada pertemuan berikutnya. Reaksi Dolar AS dan pergerakan yield pasca-rilis diperkirakan menjadi penentu arah emas dalam jangka sangat pendek.(ayu)
Sumber: Newsmaker.id