Emas Sentuh Dekat Terendah 3 Pekan, Fokus Simposium The Fed
Emas menyentuh level terendah hampir tiga pekan pada Rabu (20/8) seiring dolar menguat, sementara investor menanti simposium Jackson Hole The Fed akhir pekan ini untuk mencari petunjuk arah kebijakan moneter.
Emas spot naik tipis 0,1% ke $3.318,07 per ons pada 04:11 GMT, setelah sempat menyentuh level terendah sejak 1 Agustus. Emas berjangka AS pengiriman Desember naik 0,1% ke $3.360,70.
“Penguatan dolar dan membaiknya selera risiko akibat perkembangan geopolitik terbaru menekan harga emas,” kata Kelvin Wong, analis pasar senior OANDA, seraya menambahkan pasar menunggu pidato Ketua The Fed Jerome Powell di Jackson Hole. Indeks dolar AS naik ke level tertinggi lebih dari sepekan, membuat emas lebih mahal bagi pembeli bermata uang lain.
Powell dijadwalkan berbicara pada simposium Jackson Hole yang digelar Federal Reserve Bank of Kansas City pada Jumat, dan investor mencari setiap petunjuk soal arah kebijakan moneter. Risalah rapat The Fed bulan Juli yang akan dirilis hari ini diharapkan memberi wawasan tambahan mengenai sikap bank sentral.
Kontrak berjangka suku bunga mengindikasikan dua kali pemangkasan 25 bps tahun ini, dengan yang pertama diperkirakan pada September. Emas biasanya berkinerja baik saat suku bunga rendah dan di tengah ketidakpastian yang meningkat.
Sementara itu, Presiden AS Donald Trump pada Selasa menepis opsi pengerahan pasukan darat ke Ukraina, namun menyiratkan dukungan udara bisa menjadi bagian dari kesepakatan untuk mengakhiri perang Rusia di kawasan tersebut. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy menyebut pembicaraan di Gedung Putih sebagai “langkah besar ke depan” menuju akhir konflik paling mematikan di Eropa dalam 80 tahun dan persiapan pertemuan trilateral dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Trump.
Di tempat lain, perak spot turun 0,4% ke $37,23 per ons, platinum naik 0,3% ke $1.310,06, dan paladium turun 1% ke $1.103,95.
Sumber: Reuters