• Tue, Aug 18, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

18 August 2026 18:36  |

Trump Tekan Kanada, Tarif 50% Tinggal Hitungan Jam

AS dan Kanada berpacu dengan waktu untuk mencapai kesepakatan dagang sebelum tenggat Selasa tengah malam. Jika tidak ada kesepakatan dan Gedung Putih tidak menunda kebijakan, AS akan memberlakukan tarif 50% terhadap sejumlah impor Kanada mulai Rabu dini hari waktu Washington.

Perundingan berlangsung intensif sepanjang akhir pekan hingga Senin. Perdana Menteri Kanada Mark Carney juga berbicara langsung dengan Presiden Donald Trump, tetapi sejumlah isu utama masih belum terselesaikan. Salah satu hambatan terbesar adalah tarif kendaraan, dengan AS menolak menurunkan tarif di bawah 15%, sementara Kanada masih meminta tarif yang lebih rendah.

Jika diberlakukan, tarif baru diperkirakan akan mengenai sekitar US$20 miliar produk impor dari Kanada, termasuk perlengkapan hoki, produk susu, dan minuman beralkohol. Nilainya memang hanya sebagian kecil dari total ekspor Kanada ke AS, tetapi langkah tersebut berpotensi memperburuk hubungan dagang dua negara yang tahun lalu mencatat perdagangan barang dan jasa hampir US$900 miliar.

Washington juga meminta Kanada mengurangi berbagai pembatasan terhadap produk AS, termasuk larangan penjualan wine dan minuman beralkohol di beberapa provinsi, tarif balasan terhadap kendaraan, kuota produk susu, serta aturan pengadaan. Kanada, sebaliknya, meminta AS memberikan keringanan terhadap tarif aluminium, baja, kendaraan, dan kayu.

Tekanan politik di Kanada juga semakin besar. Pemerintah daerah, terutama Ontario yang menjadi pusat industri otomotif Kanada, enggan memberikan konsesi tanpa ada keringanan tarif yang berarti dari Washington. Jika tarif 50% benar-benar berlaku, tuntutan agar Kanada membalas kebijakan AS diperkirakan akan meningkat.

Analisis Newsmaker: Kegagalan mencapai kesepakatan berpotensi meningkatkan ketegangan dagang Amerika Utara dan menekan dolar Kanada serta saham perusahaan yang bergantung pada rantai pasok AS-Kanada. Tarif yang lebih tinggi juga dapat meningkatkan biaya kendaraan, logam, dan produk konsumsi di AS, sehingga menambah risiko inflasi. Sebaliknya, kesepakatan sebelum tenggat dapat meredakan ketidakpastian pasar dan memberikan dukungan bagi aset Kanada serta sentimen perdagangan global. (arl)

Sumber : Newsmaker.id

Related News

GLOBAL ECONOMY

Trump Berjanji untuk 'Segera' Bernegosiasi untuk Mengakhiri ...

Presiden Donald Trump mengumumkan pada hari Rabu bahwa ia dan pemimpin Rusia sepakat melalui panggilan telepon untuk "segera"...

13 February 2025 12:25
GLOBAL ECONOMY

Nonfarm Payrolls AS Naik 143.000 Pada Januari Vs. 170.000 Ya...

Nonfarm Payrolls (NFP) di AS naik 143.000 pada Januari, Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) melaporkan pada hari Jumat. Angk...

7 February 2025 20:40
GLOBAL ECONOMY

Kanada Akan Mengumumkan Tarif Balasan Senilai C$29,8 Miliar ...

Kanada akan mengumumkan tarif balasan senilai C$29,8 miliar terhadap Amerika Serikat pada hari Rabu (12/3) sebagai tanggapan ...

12 March 2025 18:54
GLOBAL ECONOMY

Tiongkok Tegaskan AS Harus Membatalkan Tarif Sebelum Pembica...

Beijing menegaskan kembali seruannya kepada AS untuk membatalkan tarif sepihak terhadap Tiongkok, menggarisbawahi kebuntuan a...

8 May 2025 16:16
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai