Brent Masih Menguat, Risiko Hormuz Jaga Harga di Area Tinggi
Harga minyak Brent masih mempertahankan penguatan pada perdagangan Selasa (18/8) melanjutkan kenaikan untuk sesi ketiga berturut-turut. Sentimen bullish masih ditopang kebuntuan diplomasi AS-Iran setelah Washington menolak memperpanjang kesepakatan sementara, sementara Iran menegaskan Selat Hormuz tetap ditutup hingga sejumlah tuntutannya dipenuhi.
Sikap Teheran yang kini lebih ofensif serta serangan baru terhadap kapal di kawasan ikut menjaga premi risiko pasokan tetap tinggi. Meski sebagian minyak masih berhasil keluar dari Teluk Persia melalui jalur alternatif, volumenya belum cukup untuk menghilangkan kekhawatiran pasar terhadap gangguan pasokan.
Harga minyak pada saat analisis ini dirilis: $91.24
- Buy jika harga bergerak ke $91.39
- Sell jika harga bergerak ke $91.03
Resisten 2: $91.90
Resisten 1: $91.54
Support 1: $90.82
Support 2: $90.46
Catatan: Artikel ini bersifat analitis dan bukan referensi definitif. Harap mempengaruhi dampak perkembangan fundamental dan teknikal terhadap perdagangan sebelum membuat keputusan investasi apa pun.
Sumber: Newsmaker.id