Pakistan Klaim Teks Deal AS–Iran Sudah Final
Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengatakan teks final kesepakatan damai AS–Iran telah disepakati dan Islamabad kini bekerja dengan kedua pihak untuk menyelesaikan langkah berikutnya. Pernyataan itu menjadi sinyal diplomatik paling kuat sejauh ini bahwa perang yang mengguncang pasar global dan mengganggu Selat Hormuz bisa mendekati titik reda.
Sharif menyebut “perdamaian belum pernah sedekat ini,” setelah beberapa hari terakhir pasar digerakkan oleh perubahan cepat antara ancaman militer dan klaim kemajuan negosiasi dari Washington. Pakistan disebut memainkan peran mediasi aktif dalam proses ini, sementara Qatar juga sebelumnya disebut terlibat dalam jalur diplomasi.
Meski begitu, pasar masih perlu menunggu konfirmasi resmi dari Iran dan rincian teknis kesepakatan. Laporan lain menyebut sejumlah isu tetap sensitif, termasuk mekanisme pembukaan Selat Hormuz, pencairan dana Iran yang dibekukan, serta pembatasan program nuklir Teheran.
Bagi pasar, klaim Pakistan dapat memperkuat pelepasan premi risiko geopolitik. Jika kesepakatan benar-benar difinalisasi, harga minyak berpotensi tetap tertekan karena risiko gangguan pasokan Hormuz mereda. Dolar AS juga bisa kehilangan sebagian dukungan safe haven, sementara emas dapat bergerak volatil karena pasar menimbang antara pelemahan dolar dan turunnya risiko inflasi energi.
Namun, dampak penuh baru akan terlihat setelah ada penandatanganan dan implementasi di lapangan. Fokus pasar berikutnya adalah respons resmi Teheran, status blokade dan lalu lintas kapal di Hormuz, serta rincian apakah kesepakatan ini hanya membuka jalur gencatan sementara atau menjadi dasar negosiasi nuklir yang lebih luas.(arl)
Sumber: Newsmaker.id