• Sat, Jun 13, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

13 June 2026 00:20  |

Perak Menguat Tipis, Dolar Lemah Jadi Penopang

Harga perak bergerak positif terbatas pada Jumat (12/6), dengan XAG/USD berada di sekitar US$67,7/oz. Perak masih mencoba mempertahankan bias pemulihan setelah tekanan tajam sebelumnya, meski pasar mulai lebih optimistis terhadap peluang kesepakatan damai AS–Iran.

Sentimen geopolitik menjadi faktor utama. Laporan mengenai pembahasan memorandum antara Washington dan Teheran membantu meredakan kekhawatiran pasar, tetapi belum sepenuhnya menghapus risiko. Isu nuklir Iran masih belum mencapai kesepakatan final dan pembicaraan disebut masih dapat berlanjut setelah penandatanganan awal. Selain itu, belum ada komitmen jelas dari Iran terkait pengelolaan Selat Hormuz.

Bagi perak, meredanya risiko geopolitik biasanya dapat mengurangi permintaan safe haven. Namun kali ini tekanan tersebut diimbangi oleh pelemahan dolar AS. DXY bergerak di sekitar 99,75, membuat logam mulia berbasis dolar lebih terjangkau bagi pembeli non-AS. Efek ini membantu perak tetap bertahan meski risk appetite mulai membaik.

Data sentimen konsumen AS juga memberi sinyal campuran. University of Michigan Consumer Sentiment naik ke 48,9 pada Juni dari 44,8 pada Mei, lebih baik dari ekspektasi. Ekspektasi inflasi satu tahun turun ke 4,6%, sementara ekspektasi lima tahun turun ke 3,4%, memberi sedikit ruang lega terhadap kekhawatiran inflasi jangka panjang.

Namun, tekanan suku bunga belum hilang. Inflasi dan harga energi masih menjadi risiko utama jika kesepakatan AS–Iran gagal atau Selat Hormuz kembali terganggu. Dalam skenario tersebut, ekspektasi kebijakan The Fed dapat kembali mengeras dan menekan logam mulia yang tidak memberikan imbal hasil, termasuk perak.

Untuk saat ini, perak berada dalam fase stabilisasi. Faktor yang perlu dipantau adalah kepastian penandatanganan memorandum AS–Iran, status Selat Hormuz, arah dolar AS, harga minyak, dan sinyal The Fed. Selama dolar tetap lemah, XAG/USD masih punya dukungan jangka pendek, tetapi ruang kenaikan dapat terbatas jika risk-on terus menguat.(arl)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

SILVER

Setelah Tergelincir, Perak Kembali Bersinar di $36

Harga perak (XAG/USD) memangkas kerugian intraday-nya, diperdagangkan sekitar $36,10 per troy ounce selama jam Asia pada hari...

24 June 2025 10:24
SILVER

Konflik Meningkat, Tapi Perak Malah Melemah Kenapa?

Harga Perak (XAG/USD) bergerak turun ke sekitar $36,20 selama jam perdagangan Asia pada hari Senin. Pemulihan Greenback membe...

16 June 2025 11:14
SILVER

Dolar Turun ke Titik Terendah Baru Tahun Ini karena Kisah Ta...

Dolar turun untuk hari kelima karena para pedagang mengabaikan penangguhan tarif elektronik tertentu dan setelah Presiden Don...

14 April 2025 12:14
SILVER

Pasar Heboh! Perak Naik Tajam, Stok Fisik Mulai Langka

Harga perak terus melonjak dan kini diperdagangkan mendekati level tertinggi dalam 14 tahun terakhir. Kenaikan ini didorong o...

14 July 2025 15:11
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai