PPI AS Naik Moderat di Maret Meski Lonjakan Energi Berlanjut
Harga grosir AS naik 0,5% pada Maret, lebih rendah dari perkiraan pasar meski biaya energi melonjak terkait perang Iran. Indeks harga produsen (PPI) tercatat naik 0,5% setelah kenaikan Februari direvisi menjadi 0,5%, berdasarkan data Biro Statistik Tenaga Kerja yang dirilis Selasa.
Komponen inti yang tidak termasuk makanan dan energi menunjukkan tekanan yang lebih terbatas. PPI inti naik 0,1%, mengindikasikan kenaikan harga di luar energi masih relatif terkendali dibanding gejolak pada komoditas energi.
Rilis PPI ini mengikuti data pekan lalu yang menunjukkan harga konsumen AS melonjak pada Maret karena kenaikan tajam harga bensin, sementara inflasi inti konsumen tercatat di bawah perkiraan. Gambaran ini memperkuat sinyal bahwa dorongan inflasi terbaru masih terutama datang dari energi, bukan dari pelebaran tekanan harga yang merata.
Namun, risiko ke depan tetap ada. Jika gangguan perang terhadap produksi dan pengiriman berlanjut, pelaku usaha berpotensi menghadapi biaya input yang lebih tinggi untuk berbagai kebutuhan industri pada bulan-bulan mendatang, yang pada akhirnya bisa menambah tekanan harga di tingkat konsumen dan memengaruhi ekspektasi kebijakan suku bunga.(gn)*
Sumber: Newsmaker.id