• Wed, Apr 15, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

14 April 2026 03:36  |

Dolar Turun Enam Hari Beruntun di Tengah Harapan Damai Iran

Dolar AS melanjutkan pelemahan untuk hari keenam berturut-turut pada Senin (13/3), menghapus penguatan sebelumnya setelah Presiden Donald Trump mengatakan Iran menghubungi pemerintahannya terkait negosiasi perdamaian. Mayoritas mata uang G-10 menguat, dengan yen Jepang menjadi satu-satunya pengecualian.

Bloomberg Dollar Spot Index turun 0,2% pada Senin setelah merosot 1,4% pekan lalu—penurunan mingguan terbesar hampir tiga bulan. Indeks tersebut sempat naik hingga 0,5% lebih awal ketika AS mulai menerapkan blokade laut di Selat Hormuz, namun kemudian berbalik turun. Secara total, indeks dolar telah turun sekitar 1,6% dalam enam sesi, menjadi tren penurunan terpanjang sejak Maret 2024.

Imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun sempat naik hingga 4 basis poin ke 4,36% saat kontrak WTI sempat melonjak lebih dari 9% intraday, sebelum akhirnya yield berbalik dan ditutup sekitar 3 basis poin lebih rendah. Trump mengatakan di Gedung Putih bahwa “kami dihubungi pagi ini oleh orang yang tepat… dan mereka ingin membuat kesepakatan,” tanpa merinci pihak yang terlibat.

Euro menguat, dengan EUR/USD naik 0,3% ke 1,1762 dan mencatat kenaikan hari keenam beruntun, serta secara intraday menyentuh level tertinggi sejak 2 Maret. Commerzbank menilai kemampuan euro bertahan di atas 1,17 menunjukkan sebagian besar pelaku pasar berharap eskalasi terbaru di Timur Tengah pada akhirnya mengarah pada deeskalasi. Bank itu juga menyebut selama harapan pasar bertahan, premi risiko seperti volatilitas tersirat EUR/USD cenderung tetap relatif rendah.

Di Asia, USD/JPY naik untuk hari ketiga, sempat menguat hingga 0,37% ke 159,86 sebelum memangkas kenaikan ke 159,41. Poundsterling juga naik 0,3% ke 1,3507, kembali ke area level akhir Februari sebelum perang Iran dimulai. Krone Norwegia mengungguli mata uang G-10 lain seiring kenaikan harga minyak, sementara USD/CAD turun untuk kelima kalinya dalam enam hari ke 1,3791, berada di bawah rata-rata pergerakan 200 hari di 1,3818.(mrv)

Sumber : Newsmaker.id

Related News

US DOLLAR

Dollar Sedikit Melemah Setelah Pulih

Dolar memangkas kenaikan hari Senin (12/05), dengan para pedagang tidak yakin bahwa lonjakannya baru-baru ini di balik mereda...

13 May 2025 15:52
US DOLLAR

Dolar Nunggu Sinyal The Fed

Indeks dolar (DXY) bergerak stabil di atas 98 pada Rabu, tapi masih bertahan dekat level terendah dalam lebih dari dua bulan....

17 December 2025 09:14
US DOLLAR

Dolar AS Tutup Tahun Terbaik Sejak 2015 dengan Bias Bullish

Dolar membukukan penurunan moderat pada hari terakhir tahun ini, yang terbaik dalam hampir satu dekade, karena opsi jangka pa...

31 December 2024 17:05
US DOLLAR

Dolar Terus Turun

Indeks dolar jatuh ke 100,3 pada hari Rabu (14/5), semakin merosot dari level tertinggi satu bulan yang dicapai pada hari Sen...

14 May 2025 17:16
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai