Brent Terkoreksi, Risiko Hormuz Masih Menahan Penurunan
Harga minyak Brent terkoreksi setelah reli tajam pada Selasa(5/5), seiring pelaku pasar melakukan aksi ambil untung di tengah tanda-tanda awal meredanya kekhawatiran pasokan. Brent sempat turun ke kisaran US$113 per barel setelah sebelumnya melonjak hampir 6%, dipicu eskalasi ketegangan AS-Iran dan gangguan di sekitar Selat Hormuz.
Meski terkoreksi, tekanan turun Brent masih terbatas karena risiko geopolitik tetap tinggi. Pasar masih mencermati keamanan jalur pelayaran di Hormuz, setelah AS mulai mengawal kapal komersial dan Iran kembali dikaitkan dengan serangan terhadap kapal serta fasilitas energi di kawasan Teluk. Selama risiko gangguan suplai belum benar-benar mereda, koreksi Brent berpotensi hanya bersifat teknikal dan harga masih rawan kembali menguat.(gn)
Harga minyak pada saat analisis ini dirilis berada di: $103.17
- Beli jika harga bergerak di bawah $113.21
- Jual jika harga bergerak di bawah $113.10
Resistensi 2: $113.37
Resistensi 1: $113.26
Support 1: $113.04
Support 2: $112.93
Perhatian: Artikel ini bersifat analitis dan bukan merupakan referensi pasti. Harap mempengaruhi pengaruh perkembangan fundamental dan teknis pada perdagangan sebelum mengambil keputusan investasi apa pun.
Sumber : Newsmaker.id