
Trending

Market Update
Sumber: Newsmaker.id
Bursa saham Eropa ditutup sedikit lebih tinggi pada perdagangan Rabu (26/8) setelah penguatan sektor keuangan membantu menahan tekanan dari sejumlah sektor lain. Euro STOXX 50 naik 0,3% ke 6.475, sementara STOXX Europe 600 menguat tipis ke sekitar 657. Investor tetap berhati-hati menjelang laporan keuangan Nvidia dan mencermati perkembangan geopolitik di Timur Tengah.
Sektor perbankan menjadi penopang utama. Deutsche Bank melonjak 4,3% setelah memulai program buyback saham senilai €500 juta, sementara UniCredit naik 2,5% menjelang pembicaraan CEO Andrea Orcel dengan pemerintah Jerman terkait kepemilikan di Commerzbank. Saham industri seperti Safran dan Rheinmetall juga menguat lebih dari 2%.
Di Jerman, DAX 40 ditutup di 26.316 setelah sempat naik lebih tinggi. Deutsche Bank dan Commerzbank menjadi motor penguatan, sementara Heidelberg Materials melonjak lebih dari 5%. Namun, SAP merosot sekitar 3% setelah UBS menurunkan rekomendasinya menjadi Neutral dan kekhawatiran terhadap pertumbuhan cloud serta perkembangan AI perusahaan kembali mencuat.
Sementara itu, FTSE 100 Inggris bergerak nyaris datar, sekaligus mengakhiri reli enam sesi berturut-turut. Saham Sage turun hampir 4% setelah outlook hati-hati dari Intuit kembali meningkatkan kekhawatiran tentang dampak AI terhadap bisnis software. BP dan Shell juga melemah seiring harga minyak kembali turun.
Sentimen pasar mendapat dukungan dari harapan pembukaan kembali Selat Hormuz setelah Iran dan Oman melanjutkan pembicaraan. Prospek meningkatnya aliran minyak dari Teluk membantu menekan harga crude, menurunkan yield obligasi, dan meredakan kekhawatiran inflasi. Namun, data PCE AS terbaru masih menunjukkan tekanan harga yang belum sepenuhnya reda.
Analisis Newsmaker: penguatan Eropa kali ini masih sangat bergantung pada sektor bank dan industri, sementara software menjadi titik lemah utama. Turunnya minyak dan yield memberi dukungan positif, tetapi pasar masih menunggu katalis lebih besar dari Nvidia, perkembangan Hormuz, serta arah kebijakan The Fed. Selama sektor keuangan tetap kuat, indeks Eropa masih memiliki ruang bertahan positif meski momentum kenaikannya belum terlalu agresif. (arl)
Sumber : Newsmaker.id