
Trending

Nikkei
Sumber: Newsmaker.id
Bursa saham Jepang bergerak campuran pada perdagangan Kamis meskipun Nvidia memberikan prospek penjualan yang kuat. Nikkei 225 turun sekitar 0,3% menuju 66.000, sementara indeks Topix justru menguat sekitar 0,4% ke 4.128.
Sentimen sektor teknologi sebenarnya mendapat dukungan dari laporan Nvidia yang kembali menunjukkan kuatnya permintaan terhadap infrastruktur kecerdasan buatan. Prospek tersebut penting bagi Jepang karena sejumlah perusahaan teknologi domestik terlibat langsung dalam rantai pasok global AI yang menjadi salah satu pendorong utama reli saham Jepang sepanjang tahun terakhir.
Namun, optimisme terhadap AI tertahan oleh data inflasi Amerika Serikat. PCE Juli naik lebih tinggi dari perkiraan dan masih berada jauh di atas target Federal Reserve, memperkuat pandangan bahwa bank sentral AS kemungkinan tetap berhati-hati terhadap pelonggaran kebijakan maupun perubahan suku bunga.
Saham terkait teknologi menunjukkan kinerja beragam. Kioxia Holdings melonjak 6,4%, Fujikura naik 3,5%, dan Ibiden menguat 2,3%, mencerminkan optimisme terhadap kelanjutan belanja AI global.
Sebaliknya, sejumlah saham utama masih mengalami tekanan. Advantest turun 1,3%, Nintendo melemah 1%, dan JX Advanced Metals kehilangan sekitar 0,8%, sehingga membatasi kemampuan Nikkei untuk mengikuti penguatan sektor teknologi secara lebih luas.