
Trending

Market Update
Sumber: Newsmaker.id
Sebagian besar saham Amerika Serikat melemah pada perdagangan Rabu setelah saham produsen chip kembali mendapat tekanan menjelang laporan keuangan Nvidia. S&P 500 dan Dow Jones bergerak sedikit di bawah level pembukaan, sementara Nasdaq 100 turun sekitar 0,5%, menunjukkan tekanan terbesar masih terkonsentrasi pada sektor teknologi.
Saham Nvidia bergerak volatil menjelang pengumuman kinerja setelah penutupan pasar. Laporan tersebut menjadi salah satu agenda terpenting Wall Street karena investor ingin melihat apakah besarnya belanja modal perusahaan-perusahaan hyperscaler masih mampu mempertahankan pertumbuhan permintaan chip dan infrastruktur kecerdasan buatan.
Tekanan juga melanda sejumlah saham teknologi besar lainnya. Microsoft, Tesla, Alphabet, dan Amazon diperdagangkan lebih rendah, sementara Intuit merosot sekitar 10% setelah proyeksi kinerjanya dinilai tidak cukup kuat untuk memenuhi ekspektasi pasar yang tinggi.
Di sisi lain, Meta tampil berlawanan dengan melonjak sekitar 4% setelah perusahaan mencapai kesepakatan penyelesaian perkara senilai US$16,7 miliar dengan sejumlah negara bagian AS terkait strategi media sosial bagi pengguna remaja. Penguatan Meta membantu membatasi tekanan yang lebih dalam pada sektor teknologi.
Sentimen makro juga membebani pasar. Data belanja dan pendapatan konsumen AS yang kuat serta PCE yang berada di atas perkiraan memperkuat pandangan bahwa Federal Reserve belum memiliki alasan kuat untuk segera melonggarkan kebijakan. Kondisi tersebut membuat ekspektasi suku bunga tetap tinggi dan menekan valuasi saham, terutama sektor teknologi.
Analisis Newsmaker: Wall Street saat ini menghadapi dua tekanan sekaligus, yakni valuasi teknologi yang tinggi dan inflasi yang masih kuat. Laporan Nvidia menjadi katalis terdekat; hasil dan outlook yang solid dapat menghidupkan kembali saham AI, sementara kinerja yang mengecewakan berpotensi memperbesar koreksi Nasdaq. Di saat yang sama, PCE yang lebih panas membuat pasar semakin sensitif terhadap arah kebijakan The Fed dan pidato Kevin Warsh di Jackson Hole.
Sumber: Newsmaker.id